Ditembak Serpihan Artileri, MacBook Air Ini Masih Bisa Nyala-Bagaimana Bisa?

Ditembak Serpihan Artileri, MacBook Air Ini Masih Bisa Nyala-Bagaimana Bisa?
Sumber :
  • Gizmochina

Gadget – Sebuah kisah luar biasa dari medan perang Ukraina kembali membuktikan bahwa teknologi konsumen kadang bisa bertahan dalam kondisi yang jauh melampaui batas desainnya. Seorang prajurit dari brigade Azov Ukraina baru-baru ini membagikan foto dan video MacBook Air 2020 model M1 yang terkena serpihan artileri secara langsung namun masih berhasil nyala dan berfungsi sebagian.

Amazon Obral Besar M5 iPad Pro: Diskon Hingga Rp8 Juta!

Postingan tersebut, diunggah di platform X (sebelumnya Twitter) oleh pengguna dengan nama @lanevychs, dengan cepat menjadi viral. Dalam unggahannya, sang prajurit bercanda menanyakan “tingkat perlindungan balistik” MacBook tersebut, mengisyaratkan keheranannya sendiri atas ketahanan perangkat itu meski mengalami kerusakan parah.

Kisah ini bukan hanya menarik karena sisi humanisnya tapi juga memicu diskusi luas tentang batas ketangguhan perangkat elektronik konsumen, peran keberuntungan dalam insiden ekstrem, dan bagaimana desain Apple yang minimalis ternyata secara tak terduga mampu menahan dampak kekerasan tinggi.

Kamera iPhone Masa Depan Jajaki Multispectral Imaging, Apa Itu?

Detil Insiden: Lubang Tembus, Tapi Sistem Masih Hidup

Foto-foto yang dibagikan menunjukkan lubang tembus bersih di bodi aluminium MacBook Air. Lubang tersebut, berukuran sekitar 1–2 cm, tampak konsisten dengan benturan berkecepatan tinggi dari serpihan logam artileri bukan peluru, tapi pecahan logam panas yang tersebar saat ledakan.

Diskon Gila: AirPods Pro 3 Jatuh ke Harga $199,99 (Rekor 2026)

Meski bodi utama dan layar mengalami kerusakan signifikan di sekitar titik benturan, perangkat tetap bisa dinyalakan. Dalam video singkat yang diunggah, terlihat layar MacBook menyala, menampilkan antarmuka macOS. Meski sebagian area layar tampak rusak (kemungkinan besar panel LCD-nya retak), sistem operasi tetap merespons input, menunjukkan bahwa motherboard, SSD, baterai, dan CPU M1 masih berfungsi.

Sang prajurit mengakui bahwa perbaikan penuh akan hampir sama mahalnya dengan membeli MacBook Air baru namun fakta bahwa perangkat itu masih “hidup” setelah insiden sedemikian parah tetap mengesankan.

Desain MacBook Air: Ringan, Bukan untuk Perang

Apple tidak pernah merancang MacBook Air sebagai perangkat tahan peluru atau tahan ledakan. Sebaliknya, chassis unibody dari aluminium daur ulang yang digunakan pada MacBook Air M1 dirancang untuk:

  • Ringan (hanya 1,29 kg)
  • Kaku struktural
  • Estetika premium
  • Disipasi panas efisien
Halaman Selanjutnya
img_title