Snapdragon X2 Plus Kalahkan Intel Core Ultra 7, 3,5× Lebih Cepat!

Snapdragon X2 Plus Kalahkan Intel Core Ultra 7, 3,5× Lebih Cepat!
Sumber :
  • Qualcomm

Target: laptop premium tanpa kipas atau dengan pendinginan pasif

ASUS Rilis Motherboard AMD X870E: Siap Sambut Ryzen Zen 5

Kedua chip menggunakan teknologi big.LITTLE modern ala ARM, tetapi dengan pendekatan unik Qualcomm: tidak ada core “efisiensi” kecil, melainkan dua jenis core performa tinggi yang dioptimalkan untuk beban berbeda. Ini memungkinkan performa berkelanjutan (sustained) bukan hanya burst sesaat.

Performa: Klaim 3,5× Lebih Cepat dari Intel pada Daya Sama
Berdasarkan data Geekbench 6.5 yang dibagikan Qualcomm, perbandingan dengan kompetitor x86 sangat mencolok:

Revolusi Konektivitas: Infinix Note 60 Panggilan Tanpa Pulsa

Vs. Generasi Sebelumnya (Snapdragon X Plus):

10-core X2 Plus:

Laptop Gaming Acer CES 2026 Guncang Pasar: Core Ultra 3
  • +35% single-core
  • +17% multi-core
  • +29% performa GPU (3DMark Steel Nomad Light)
  • +78% performa NPU (AI)

6-core X2 Plus:

  • +35% single-core (sama dengan 10-core)
  • +10% multi-core
  • +39% performa GPU   lompatan besar berkat optimasi Adreno X2-45

Vs. Intel Core Ultra 7 265U (Kompetitor Langsung):

  • Pada daya setara (iso-power), X2 Plus 10-core 3,5× lebih cepat dalam skor CPU Geekbench
    28% unggul dalam skor single-core puncak
  • Intel butuh hingga 4,6× lebih banyak daya untuk mencapai performa puncaknya

Angka ini menegaskan keunggulan efisiensi arsitektur ARM terutama ketika didukung desain custom seperti Oryon dibanding arsitektur x86 yang masih berjuang menyeimbangkan performa dan konsumsi daya di segmen ultraportable.

GPU & AI: Adreno X2-45 dan NPU yang Semakin Matang

Qualcomm tidak hanya fokus pada CPU. GPU terintegrasi Adreno X2-45 mendukung standar grafis modern:

  • DirectX 12.2 Ultimate
  • Vulkan 1.4
  • Clock GPU lebih tinggi pada varian 10-core

Dengan dukungan ini, laptop berbasis X2 Plus bisa menjalankan aplikasi kreatif seperti Adobe Premiere Rush, DaVinci Resolve, hingga game ringan seperti League of Legends atau Minecraft dengan pengaturan menengah.

Di sisi AI, NPU (Neural Processing Unit) mengalami peningkatan performa 78% generasional. Ini penting karena Windows 11 kini mengandalkan AI untuk fitur seperti:

  • Windows Studio Effects (background blur, eye contact)
  • Copilot+ PC experiences
  • Real-time transcription & translation

X2 Plus sepenuhnya memenuhi syarat sebagai chip Copilot+ PC, meski tidak menggunakan branding resmi Microsoft.

Dukungan Memori & I/O: Setara Laptop Premium

Meski ditujukan untuk segmen mainstream, X2 Plus tidak berkompromi pada konektivitas:

  • RAM: Mendukung hingga 128GB LPDDR5x @ 8400 MT/s
  • Nirkabel: Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4
  • Port: Beberapa USB-C dengan dukungan DisplayPort Alt Mode
  • Layar eksternal: Hingga 3 layar 4K secara simultan
Halaman Selanjutnya
img_title