Google Maps Akan Punya Nano Banana? Ini Fungsi Barunya!
- gsmarena
Gadget – Google sekali lagi membuktikan bahwa batas antara dunia nyata dan imajinasi digital semakin kabur. Kali ini, perusahaan raksasa teknologi itu dikabarkan sedang mempersiapkan integrasi Nano Banana salah satu AI image generator tercanggih saat ini ke dalam aplikasi Google Maps.
Kabar ini bukan isapan jempol belaka. Tim Android Authority baru-baru ini menemukan kode tersembunyi di versi terbaru Google Maps yang mengindikasikan fondasi teknis untuk integrasi Nano Banana sudah mulai ditanamkan.
Meski belum tersedia untuk publik, keberadaan kode tersebut menjadi petunjuk kuat bahwa fitur ini akan segera diluncurkan.
Tapi pertanyaannya: untuk apa AI penghasil gambar seperti Nano Banana disematkan ke aplikasi navigasi?
Apa Itu Nano Banana?
Nano Banana adalah alat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu menghasilkan atau mengedit gambar hanya dari teks prompt. Dikenal karena kemampuannya menghasilkan visual berkualitas tinggi dengan gaya artistik yang sangat variatif mulai dari realistis, kartun, lukisan minyak, hingga estetika cyberpunk Nano Banana kini dianggap sebagai salah satu image generator terbaik di industri.
Sebelumnya, Nano Banana lebih dikenal sebagai alat kreatif untuk seniman digital, desainer, atau konten kreator. Namun, Google tampaknya melihat potensi lain: menggunakannya untuk mentransformasi dunia nyata secara visual langsung dari peta.
Fungsi Nano Banana di Google Maps: Ubah Street View Sesuai Imajinasi
Berdasarkan petunjuk dari kode yang ditemukan, integrasi Nano Banana di Google Maps akan memungkinkan pengguna mengambil lokasi nyata dari Street View, lalu mengubah tampilannya sesuai prompt AI.
Bayangkan ini:
- Anda melihat jalan di Jakarta Pusat lewat Street View.
- Lalu, dengan satu perintah, Anda mengubahnya menjadi bergaya anime Jepang.
- Atau, mengubah gedung tua di Surabaya menjadi arsitektur futuristik tahun 2100.
- Bahkan, bisa menjadikan pasar tradisional di Yogyakarta terlihat seperti lukisan Van Gogh.
Fitur ini tidak mengganti data asli Google Maps melainkan menambahkan lapisan visual imajinatif di atasnya. Artinya, navigasi tetap akurat, tapi tampilan visual bisa disesuaikan dengan selera atau kebutuhan kreatif.