Snapdragon X2 Plus Katanya Lebih Irit dan Ngebut, Beneran Bisa Saingi Intel Core Ultra 7?

Snapdragon X2 Plus Katanya Lebih Irit dan Ngebut, Beneran Bisa Saingi Intel Core Ultra 7?
Sumber :
  • Snapdragon

Gadget – Laptop tipis akan punya tenaga baru di 2026, dan kali ini bukan dari Intel atau AMD. Qualcomm memperkenalkan Snapdragon X2 Plus di CES dengan klaim performa yang secara langsung menyentil dominasi x86: 3,5 kali lebih kencang dari Intel Core Ultra 7 265U di kondisi daya yang sama.

img_title Acer Sospiro A15 Resmi Meluncur! Smartphone Layar Ganda dengan Kamera 64MP dan Android 16 Bikin Penasaran

Bukan janji kosong. Qualcomm tunjukkan data internal lewat Geekbench 6.5, di mana varian 10-core X2 Plus disebut unggul 35 persen di single-core dan 17 persen di multi-core dibanding generasi pertamanya. Bahkan, di sisi GPU dan AI, lonjakannya mencapai 29 persen dan 78 persen.

Snapdragon X2 Plus datang dalam dua model. Versi 10-core hadir dengan kombinasi enam Prime cores dan empat Performance cores, sementara versi 6-core hanya pakai Prime cores tapi tetap ditargetkan untuk performa stabil. GPU yang digunakan, Adreno X2-45, sudah dukung DirectX 12.2 Ultimate dan Vulkan 1.4, standar kelas berat untuk gaming ringan dan produktivitas grafis.

img_title Vivo Y05e Resmi Dijual! HP Murah Baterai 5.150mAh dengan Ketahanan Standar Militer, Worth It?

Tapi justru di sisi efisiensi energi Snapdragon X2 Plus makin menonjol. Qualcomm klaim Intel perlu daya 4,6 kali lebih besar hanya untuk menyamai performa puncak chip ARM ini. Di segmen laptop yang dituntut ringan, dingin, dan irit daya, ini bisa jadi pergeseran arah yang besar.

Soal fitur pendukung juga nggak asal. Chip ini bisa jalan dengan RAM LPDDR5x sampai 128GB, koneksi Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan dukungan tiga layar eksternal 4K. Artinya, bukan cuma soal efisiensi dan performa, tapi juga fleksibilitas.

img_title Motorola Edge 70 Max Bocor Jelang Rilis! Snapdragon 8 Gen 5, Baterai 7.100mAh dan Layar 144Hz Bikin Penasaran

Kalau klaim ini terbukti di laptop retail nanti, Snapdragon X2 Plus bisa bikin keputusan beli laptop nggak lagi harus antara performa dan daya tahan baterai. ARM akhirnya serius menginvasi pasar mainstream. Tinggal kita tunggu: apakah produsen laptop siap main di luar zona nyaman Intel dan AMD?

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget