Google Kurangi Akses Kode Android Jadi 2 Kali Setahun—Apa Dampaknya?

Google Kurangi Akses Kode Android Jadi 2 Kali Setahun—Apa Dampaknya?
Sumber :
  • Gizchina

Menurut juru bicara Google, model ini mengurangi konflik penggabungan (merge conflicts) dan memungkinkan tim OEM (Original Equipment Manufacturer) seperti Samsung atau Xiaomi untuk mengadopsi Android dengan lebih lancar, karena mereka tidak perlu mengelola banyak versi kode sekaligus.

Program Beta Android 16 Samsung: Peluncuran Tercepat dalam Sejarah One UI

“Mengurangi jumlah rilis publik menyederhanakan alur kerja, baik untuk tim internal maupun mitra eksternal,” ujar perwakilan Google.

Dampak Besar bagi Komunitas Developer Independen

Find My Device Resmi Berganti Nama Jadi Find Hub, Kini Bisa Lacak Lebih Akurat

Namun, efisiensi internal Google justru berdampak negatif pada pihak yang paling bergantung pada AOSP: komunitas open source.

1. ROM Kustom Terhambat
Proyek seperti LineageOS, GrapheneOS, dan CalyxOS yang dikenal sebagai alternatif aman, ringan, dan privasi-sentris kini harus menunggu enam bulan untuk mengakses fitur terbaru. Padahal, selama ini mereka sering merilis versi stabil hanya beberapa minggu setelah Google membuka kode.

Android Punya Desktop Mode! HP Jadi PC Seutuhnya, Bisa Saingi Samsung DeX

“Ini memperlambat inovasi komunitas. Kami tidak punya akses ke kode seperti Samsung atau OPPO,” kata seorang kontributor LineageOS.

2. Transparansi Menurun
Bagi penganjur open source, keterbukaan bukan sekadar akses kode tapi juga waktu akses. Dengan menahan kode selama berbulan-bulan, Google secara efektif menutup pintu transparansi selama periode pengembangan kritis.

“Android semakin mirip iOS terbuka di atas kertas, tapi tertutup dalam praktik,” komentar seorang aktivis keamanan digital.

3. Ketimpangan Akses
Fakta penting: vendor besar seperti Samsung, OPPO, dan OnePlus tetap mendapat akses awal ke kode internal Google melalui program mitra eksklusif. Artinya, hanya developer kecil dan komunitas yang dirugikan oleh kebijakan ini.

Keamanan Tetap Jadi Prioritas: Patch Bulanan Tak Terganggu

Untungnya, Google menegaskan bahwa keamanan tidak dikompromikan. Sistem pembaruan keamanan tetap berjalan seperti biasa:

  • Bulletins keamanan bulanan akan terus dirilis setiap awal bulan.
  • Cabang keamanan terpisah akan menerima perbaikan kerentanan setiap bulan.
  • Fitur dan keamanan kini dipisahkan secara teknis, sehingga keterlambatan rilis fitur tidak mengganggu perlindungan perangkat.

Artinya, pengguna Android tetap aman dari eksploitasi meski tidak bisa menikmati fitur terbaru dari ROM kustom secepat dulu.

Respons Komunitas: Kritik, Kekhawatiran, dan Seruan untuk Transparansi

Pengumuman ini langsung memicu gelombang kritik di forum seperti XDA Developers, Reddit, dan GitHub. Banyak yang menilai langkah ini sebagai pengkhianatan terhadap semangat open source yang menjadi fondasi Android sejak 2008.

Halaman Selanjutnya
img_title