Fitur Baru Spotify: Intip Lagu Teman Secara Real-Time!

Fitur Baru Spotify: Intip Lagu Teman Secara Real-Time!
Sumber :
  • Istimewa

Spotify Rilis Fitur Baru: Aktivitas Mendengarkan dan Jam
  • Spotify resmi merilis Fitur Baru Spotify bernama Listening Activity dan Jam, memperkuat interaksi sosial pengguna.
  • Fitur Listening Activity memungkinkan pengguna melihat lagu yang sedang diputar teman secara real-time melalui pesan (Messages).
  • Spotify juga mengambil tindakan keras terhadap isu pembajakan data besar-besaran yang mencoba mencuri metadata dan file audio.

300 TB Data Spotify Dibajak! Lagu & Metadata Bocor di Torrent?

Platform streaming musik global, Spotify, menunjukkan keseriusan mereka meningkatkan interaksi sosial antar pengguna. Perusahaan asal Swedia ini baru saja memperkenalkan dua Fitur Baru Spotify utama: Listening Activity dan perluasan fungsi Jam. Inovasi ini memungkinkan pengguna melihat aktivitas mendengarkan musik teman mereka secara real-time, menjadikan pengalaman berbagi musik lebih spontan dan personal. Peluncuran fitur ini ditargetkan tersedia untuk pengguna iOS dan Android mulai awal Februari 2026, khususnya di wilayah yang mendukung layanan Messages.

Melihat Aktivitas Mendengarkan Musik Teman

WhatsApp Tambah Fitur Aman: Backup Chat Kini Bisa Dibuka Pakai Sidik Jari dan Wajah

Spotify merancang fitur Listening Activity agar pengguna tidak perlu berpindah aplikasi saat ingin berbagi atau mengetahui apa yang teman dengarkan. Fitur ini bekerja integratif di dalam menu Messages.

Pengguna dapat langsung melihat lagu yang sedang diputar teman di bagian atas ruang obrolan. Tentu saja, opsi ini hanya muncul jika teman sudah mengaktifkan pengaturan Listening Activity melalui menu Privacy & Social di Settings.

Integrasi Mendalam di Ruang Pesan

Interaksi menjadi lebih dinamis. Saat melihat aktivitas mendengarkan musik teman, pengguna langsung bisa memutar lagu yang sama. Mereka juga dapat menyimpannya ke library pribadi, mengakses menu tambahan, atau memberikan reaksi berupa emoji.

Spotify menekankan bahwa fitur ini dirancang untuk interaksi satu lawan satu. Saat ini, Messages hanya mendukung percakapan dengan individu yang pernah berinteraksi sebelumnya, seperti kolaborator playlist atau peserta Jam. Perusahaan juga membatasi akses fitur pesan ini hanya untuk pengguna berusia minimal 16 tahun.

Perluasan Fungsi Fitur Jam dan Enkripsi Data

Selain Listening Activity, Spotify juga memperluas kapabilitas fitur Jam. Fitur ini memungkinkan pengguna Spotify Premium mengajak teman mendengarkan musik bersama secara langsung, seolah berada dalam satu ruangan.

Caranya sangat mudah. Pengguna Premium cukup mengetuk ikon Jam di pojok kanan atas aplikasi, kemudian mengirimkan undangan. Menariknya, jika undangan sudah diterima, kedua pengguna otomatis berstatus sebagai host. Mereka berdua dapat menambahkan lagu ke antrean dan menikmati musik bersama. Bahkan, pengguna gratisan tetap dapat menikmati fitur ini jika menerima undangan dari pengguna Premium.

Meski terintegrasi erat dalam Messages, Spotify memberikan perlindungan data yang memadai. Perusahaan menjamin, pesan di Messages dilindungi enkripsi saat proses pengiriman dan penyimpanan. Namun, penting dicatat, layanan ini belum mendukung enkripsi end-to-end.

Tindakan Tegas Melawan Pembajakan Data Musik Digital

Di tengah optimisme peluncuran Fitur Baru Spotify, platform ini juga menghadapi tantangan serius terkait keamanan data. Spotify mengonfirmasi telah mengambil langkah tegas terhadap praktik pencurian data dan pembajakan yang merugikan ekosistem musik digital.

Perusahaan telah berhasil mengidentifikasi dan menonaktifkan sejumlah akun yang terbukti terlibat dalam aktivitas ilegal. Langkah ini muncul setelah laporan adanya upaya pengumpulan data besar-besaran dari Spotify. Data curian tersebut mencakup ratusan juta metadata lagu hingga puluhan juta file audio.

Penyelidikan Internal dan Perlindungan DRM

Data curian tersebut kabarnya akan disebarkan melalui jaringan peer-to-peer (P2P) dengan total ukuran mencapai 300 terabytes. Sejauh ini, data yang beredar terbatas pada metadata, belum ada bukti bahwa file audio lagu berhak cipta telah dirilis secara bebas.

Spotify, melalui penyelidikan internal, menemukan bahwa pihak ketiga memanfaatkan metadata publik. Pelaku menggunakan taktik ilegal untuk mengelabui sistem teknologi perlindungan hak cipta digital (DRM) Spotify. Aksinya bertujuan mengakses beberapa file audio yang tersimpan di platform tersebut.

Analisis Masa Depan Platform Streaming Musik

Peluncuran Fitur Baru Spotify sekaligus tindakan keamanan yang ketat mencerminkan dualitas fokus perusahaan. Di satu sisi, Spotify berupaya keras mempertahankan posisinya sebagai platform sosial musik terdepan melalui Listening Activity dan Jam. Fitur sosial yang mendalam ini penting untuk mempertahankan retensi pengguna.

Di sisi lain, respons cepat terhadap isu pembajakan data menegaskan komitmen Spotify terhadap perlindungan hak cipta musisi dan integritas platform. Kasus pencurian data ini berpotensi melampaui arsip musik terbuka terbesar saat ini. Karena itu, menjaga teknologi DRM tetap kuat menjadi prioritas utama Spotify demi memastikan ekosistem musik digital tetap aman.