ChatGPT Health Resmi Rilis: Ancaman Privasi Data atau Solusi AI?
- Istimewa
- Tab khusus ChatGPT Health diluncurkan untuk informasi kebugaran dan nutrisi, bukan diagnosa medis.
- Keamanan data menjadi sorotan utama; Hukum privasi AS (HIPAA) tidak melindungi data yang dikumpulkan OpenAI.
- ChatGPT Health memungkinkan koneksi dengan aplikasi kebugaran pihak ketiga, meningkatkan risiko pengumpulan data sensitif.
Ratusan juta orang secara rutin mengakses layanan ChatGPT setiap minggunya, sebagian besar mencari jawaban tentang isu kesehatan dan kebugaran. Merespons tren ini, OpenAI secara resmi meluncurkan tab khusus bernama ChatGPT Health. Fitur baru ini menyediakan pusat terdedikasi untuk semua pertanyaan medis pengguna, bahkan mendorong pengguna menghubungkan aplikasi kebugaran seperti Fitbit atau Apple Health. Integrasi data yang luas ini tentu menjanjikan pengalaman kesehatan digital yang lebih terhubung. Namun, langkah OpenAI ini segera memicu kekhawatiran serius mengenai implikasi privasi data kesehatan pribadi dalam era kecerdasan buatan.
Mengapa Privasi Data Kesehatan Menjadi Kekhawatiran Utama?
Peluncuran ChatGPT Health mengangkat pertanyaan penting tentang bagaimana informasi kesehatan sensitif akan digunakan dan dijamin keamanannya. Isu ini makin mendesak mengingat maraknya pelanggaran data dan penyebaran misinformasi oleh AI saat ini.
Kesenjangan Hukum di Era AI Medis
Di Amerika Serikat, kerangka hukum privasi data belum mencakup entitas teknologi seperti OpenAI. Andrew Crawford, penasihat senior untuk privasi dan data di Center for Democracy and Technology (CDT), menegaskan hal ini.
Ia menjelaskan bahwa Undang-Undang Portabilitas dan Akuntabilitas Asuransi Kesehatan (HIPAA) hanya melindungi data yang dikelola penyedia layanan kesehatan dan perusahaan asuransi.
"Pengumuman OpenAI tentang ChatGPT Health berarti sejumlah perusahaan yang tidak terikat perlindungan privasi HIPAA akan mengumpulkan, membagikan, dan menggunakan data kesehatan masyarakat," ujar Crawford.
Setiap perusahaan menetapkan aturan sendiri tentang pengumpulan data. Kebijakan dan perlindungan data yang tidak memadai dapat membahayakan informasi kesehatan yang sangat sensitif milik pengguna.
Batas Aman Penggunaan ChatGPT Health: Bukan Pengganti Dokter
Terlepas dari masalah privasi, isu penting lain adalah niat penggunaan layanan ini oleh masyarakat. OpenAI secara tegas menyatakan bahwa ChatGPT Health "tidak dimaksudkan untuk diagnosis atau perawatan."
Risiko Diagnosa Mandiri dan Kasus Fatal
Batasan antara konsultasi informasi dan diagnosis mandiri sangat tipis. Kasus-kasus berbahaya telah terjadi sebelumnya.
Pada tahun 2025, misalnya, seorang pria harus dirawat di rumah sakit. Hal ini terjadi setelah chatbot AI diduga menyarankan dia mengganti garam dalam dietnya dengan natrium bromida. Insiden ini menunjukkan risiko nyata misinformasi yang fatal.
OpenAI mengklaim telah meningkatkan kemampuannya merespons percakapan sensitif, terutama kesehatan mental. Perusahaan telah bekerja sama dengan lebih dari 170 ahli kesehatan mental. Mereka melatih chatbot untuk de-eskalasi dan mengarahkan pengguna ke sumber daya dunia nyata, seperti layanan krisis.
Langkah Mitigasi OpenAI dan Prospek Masa Depan
OpenAI mengambil beberapa langkah untuk meredam kekhawatiran publik tentang keamanan data ChatGPT Health. Perusahaan berjanji tab ini akan memiliki riwayat obrolan terpisah.
Fitur memori baru akan menjaga histori obrolan kesehatan terpisah dari penggunaan ChatGPT lainnya. Selain itu, OpenAI menyatakan bahwa percakapan kesehatan pengguna tidak akan digunakan untuk melatih model bahasa mereka.
Perlindungan data ditingkatkan menggunakan enkripsi dan otentikasi multifaktor (MFA). Mereka juga mengklaim model bahasa terbaru mereka memiliki tingkat 'halusinasi' atau respons keliru hingga delapan kali lebih rendah daripada model sebelumnya. Meskipun demikian, pengguna harus selalu mengingat, layanan ini ditujukan untuk kebugaran dan nutrisi, bukan sebagai pengganti layanan medis profesional. Saat ini, ChatGPT Health masih dalam tahap uji coba beta, dan pengguna dapat mendaftar melalui daftar tunggu.