Kapan Xiaomi Masuk Formula 1? Analisis DNA Performa dan Target 2030
- Istimewa
Sebagai produsen mobil, Xiaomi masih berada dalam fase pertumbuhan awal. Mereka harus fokus menjual jutaan unit SU7 dan YU7 di seluruh dunia. Investasi miliaran dolar untuk tim balap F1 hanya akan mungkin dilakukan setelah penjualan mobil mereka stabil secara global.
Visi FIA dan Peluang Tim Pabrikan China
Federasi Otomotif Internasional (FIA) secara terbuka menyatakan keinginan kuat mereka. FIA berharap melihat adanya "tim pabrikan asal China" di grid F1.
Rasionalitas komersialnya sangat jelas: Zhou Guanyu membawa pengikut masif dari Tiongkok ke Formula 1. Jika F1 menawarkan potensi besar di pasar tersebut, mengapa merek China harus menunggu undangan? Xiaomi Formula 1 memiliki peluang unik untuk menjadi representasi Tiongkok di ajang motorsport tertinggi.
Ambisi Lei Jun dan Proyeksi Masuk F1 2030
Pintu masuk resmi Xiaomi Formula 1 tidak akan terjadi pada 2026 atau bahkan 2027. Namun, jalan menuju F1 sering kali dimulai melalui tahapan kemitraan strategis.
Lei Jun, CEO Xiaomi, adalah pemimpin yang berpandangan jauh. Ambisinya menempatkan perusahaannya di jajaran lima produsen mobil teratas dunia. Dalam industri otomotif, semua jalan menuju kehebatan pasti mengarah ke Formula 1.
Jalur yang mungkin ditempuh Xiaomi mencakup tiga fase utama:
1. Kemitraan Teknis Awal: Mereka dapat memulai dengan kemitraan teknis atau kesepakatan sponsor besar, meniru langkah Mercedes-AMG di masa lalu.
2. Integrasi Teknologi: Xiaomi dapat mulai menambahkan teknologi baterai atau perangkat lunak mereka ke tim F1 yang sudah ada.
3. Tim Pabrikan Penuh (2030): Setelah penjualan mobil mereka stabil secara global, mereka bisa masuk sebagai tim pabrikan penuh pada akhir dekade ini, sekitar tahun 2030.
Pertanyaannya bukan lagi apakah Xiaomi akan memasuki Formula 1, melainkan hanya soal kapan waktunya tiba. Indikasi dari rekrutmen insinyur dan pencapaian performa tinggi memastikan bahwa proyek Xiaomi Formula 1 adalah rencana jangka panjang yang sangat serius.