Infinix Note 60 Bawa Konektivitas Satelit, Siap Guncang Pasar?
- Istimewa
Persaingan Ponsel Satelit: Huawei dan Google
Sebelum Infinix meluncurkan seri Note 60 dengan fitur Konektivitas Satelit, Huawei sudah terlebih dahulu memasuki arena ini. Selain itu, Google juga menyiapkan solusi serupa bagi pengguna mereka.
Keunggulan Fitur Satelit Huawei Mate 60 Pro
Huawei memperkenalkan Mate 60 Pro yang mendukung panggilan suara dan pesan dua arah melalui jaringan satelit Beidou. Fitur ini otomatis aktif saat pengguna berada di luar jangkauan sinyal seluler.
Fitur satelit ini menjadi penyelamat nyawa untuk komunikasi darurat di area terpencil. Namun demikian, saat ini layanan tersebut hanya tersedia di Tiongkok melalui operator China Telecom dan memerlukan biaya layanan tambahan. Huawei Mate 60 Pro menjadi pesaing kuat bagi iPhone. Ponsel ini menawarkan konektivitas satelit yang lebih unggul, termasuk kemampuan panggilan suara, selain konektivitas 5G internalnya.
Google Pixel 9 dan Layanan Darurat Satelit SOS
Sementara itu, dari Amerika Serikat, Google sedang menyiapkan Pixel 9 yang akan membawa fitur Satelit SOS. Fitur ini memungkinkan pengguna menghubungi layanan darurat melalui satelit saat sinyal seluler atau Wi-Fi tidak tersedia.
Fitur baru Google ini akan diaktifkan pertama kali di AS dan digratiskan selama dua tahun pertama peluncuran. Fitur ini bekerja dengan mengirimkan pesan dan lokasi pengguna langsung ke petugas darurat. Pengguna wajib menjadikan aplikasi Google Messages sebagai aplikasi SMS default agar fitur ini berfungsi optimal.
Analisis Dampak Teknologi Konektivitas Satelit ke Depan
Pengumuman Infinix Note 60 membuktikan bahwa fitur Konektivitas Satelit bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan darurat standar. Konsumen sekarang mengharapkan lapisan keamanan komunikasi yang lebih tinggi, terutama di daerah terpencil.
Aksi Infinix yang menawarkan akses satelit tanpa registrasi tambahan menunjukkan strategi pasar yang agresif. Mereka mencoba menghilangkan hambatan adopsi yang masih membatasi penggunaan fitur satelit pada pesaing, seperti biaya tambahan pada Huawei atau batasan geografis pada Google. Pergerakan cepat tiga raksasa teknologi—Infinix, Huawei, dan Google—ini dipastikan akan mendorong operator satelit global untuk berinvestasi lebih dalam pada infrastruktur Direct-to-Cell. Hal ini menciptakan standar baru bagi industri smartphone di masa mendatang.