20 Tahun MacBook Pro: Transformasi dari Intel ke Apple Silicon
- Art Rachen/Unsplash
- MacBook Pro pertama kali diluncurkan Steve Jobs pada 10 Januari 2006, menggantikan lini PowerBook.
- Peluncuran ini menandai transisi radikal Apple dari chip PowerPC ke arsitektur Intel Core Duo.
- Selama dua dekade, model ini menghadapi kontroversi desain, termasuk kegagalan keyboard Butterfly dan fitur Touch Bar.
- Revolusi terbesar terjadi pada 2020, saat Apple beralih ke Apple Silicon M1, meningkatkan kinerja dan efisiensi secara drastis.
Hari ini, 10 Januari 2024, menandai hari bersejarah bagi penggemar teknologi global. Tepat 20 tahun yang lalu, Apple secara resmi memperkenalkan lini laptop profesional andalannya, MacBook Pro. Steve Jobs meluncurkan perangkat ini sebagai segmen kejutan "One More Thing" di akhir pidato utamanya pada Macworld San Francisco tahun 2006.
MacBook Pro tidak sekadar laptop baru. Ia merepresentasikan pergeseran strategis besar Apple dari arsitektur PowerPC yang digunakan PowerBook ke chip Intel Core. Transisi ke Intel ini membuka era baru kinerja dan desain, mendefinisikan standar laptop premium selama dua dekade.
Era Intel Dimulai: Lahirnya MacBook Pro
Pengenalan MacBook Pro merupakan evolusi langsung dari PowerBook, laptop profesional Apple sebelumnya. Karena adanya perpindahan mendasar dari chip PowerPC ke Intel Core, Apple memutuskan untuk melakukan rebranding total. Keputusan ini efektif memisahkan masa lalu dan masa depan lini produk laptop Apple.
Awalnya, MacBook Pro hanya tersedia dalam ukuran 15 inci. Model 17 inci menyusul beberapa bulan kemudian. Menariknya, model 13 inci baru hadir pada Oktober 2008, dan setelah hanya satu generasi, ia digabungkan ke dalam lini MacBook Pro pada tahun 2009.
Spesifikasi Awal yang Mengejutkan
Model MacBook Pro original hadir dalam dua konfigurasi. Keduanya menampilkan layar widescreen 15,4 inci dengan resolusi 1.440 x 900 piksel.
Model standar, seharga $1.999, ditenagai prosesor Core Duo 1.67GHz, RAM DDR2 512MB, dan hard drive 80GB. Sementara itu, model kelas atas, dengan harga $2.499, menawarkan prosesor Core Duo 1.83GHz yang lebih cepat, RAM 1GB, dan hard drive 100GB.
Namun demikian, pada saat perangkat tersebut mulai dikirimkan sebulan kemudian, Apple segera meningkatkan chip Core Duo. Model dasar ditingkatkan menjadi 1.83GHz dan konfigurasi tertinggi menjadi 2.0GHz. Mereka bahkan memperkenalkan opsi build-to-order 2.16GHz yang lebih premium.