17,5 Juta Akun Terancam! Kebocoran Data Instagram Massal
- Istimewa
- 17,5 juta data pengguna Instagram bocor, dijual di Dark Web.
- Data sensitif (email, nomor HP, alamat fisik) pengguna global terekspos.
- Pengguna di Indonesia menerima notifikasi reset password secara berulang dan masif.
- Pakar keamanan menyarankan pengguna harus ganti password langsung di aplikasi, hindari tautan email.
Jutaan pengguna platform media sosial global kini berada dalam ancaman serius. Setidaknya 17,5 juta akun Instagram, termasuk pengguna di Indonesia, diduga kuat telah mengalami kebocoran data Instagram berskala besar. Peristiwa ini memicu notifikasi permintaan reset password secara massal yang membingungkan banyak pengguna. Data yang bocor—meliputi nama pengguna, alamat fisik, nomor telepon, dan alamat email—saat ini dilaporkan dijual bebas di dark web, meningkatkan risiko serangan siber dan phishing bertarget.
Skala Krisis dan Penjualan Data di Dark Web
Laporan dari perusahaan antivirus terkemuka, Malwarebytes, mengonfirmasi terjadinya pelanggaran masif ini. Mereka menemukan data sensitif tersebut melalui pemindaian rutin di dark web. Sumber kebocoran ini disebut berkaitan erat dengan eksploitasi API Instagram yang terjadi pada tahun 2024.
Data yang tercuri mencakup informasi yang sangat spesifik. Informasi ini menjadi alat yang efektif bagi penjahat siber untuk melancarkan serangan social engineering. Kekhawatiran serius mengenai privasi dan keamanan akun pengguna global, termasuk di Indonesia, muncul setelah insiden ini terungkap ke publik pada Minggu (11/1/2026).
Taktik Penjual dan Ancaman Phishing
Penjual di dark web dengan nama samaran "Subkek" mengklaim berhasil mengambil data ini melalui kombinasi API publik Instagram dan sumber spesifik negara pada akhir 2024. Sampel record data terekspos jelas dalam daftar penjualannya.
Kombinasi data ini sangat memudahkan pencuri identitas. Mereka bisa menjalankan phishing bertarget. Penjahat siber dapat mengirim pesan palsu yang seolah-olah berasal dari Instagram. Tujuannya adalah mencuri kata sandi pengguna atau mengambil alih akun secara keseluruhan.
Lonjakan Notifikasi Reset Password di Indonesia
Dampak dari dugaan kebocoran data ini langsung dirasakan pengguna di Tanah Air. Anggri (34), salah satu pengguna Instagram di Jakarta, mengaku telah menerima permintaan ganti kata sandi berulang kali melalui surel resmi Instagram. Notifikasi ini ia terima sejak 6 Januari 2026, dan datang lagi beberapa hari kemudian.