Dapat Email Reset Password Instagram Padahal Nggak Minta? Waspadai Kebocoran 17 Juta Akun!

Dapat Email Reset Password Instagram Padahal Nggak Minta? Waspadai Kebocoran 17 Juta Akun!
Sumber :
  • nist

Gadget – Belakangan ini, banyak pengguna Instagram termasuk penulis menerima email permintaan reset kata sandi dari Instagram, padahal tidak pernah mengajukan permintaan tersebut. Awalnya dianggap gangguan biasa, namun kini terungkap: ini bukan bug sistem, melainkan indikasi nyata dari kebocoran data besar-besaran yang menyeret 17,5 juta akun Instagram ke dalam risiko kejahatan siber.

17,5 Juta Data Pengguna Instagram Bocor, Cek Risiko Keamanan Anda!

Informasi ini pertama kali diungkap oleh Malwarebytes, perusahaan keamanan siber ternama, melalui akun resminya di X (@Malwarebytes). Menurut mereka, dataset berisi informasi sensitif pengguna telah dijual bebas di dark web sejak 7 Januari 2026, dan kemungkinan besar berasal dari celah keamanan API Instagram pada 2024.

Artikel ini menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, bagaimana peretas memanfaatkan data bocor, dan langkah konkret yang harus Anda ambil untuk melindungi akun Instagram Anda sebelum terlambat.

Link Video Blunder Nova Kasih Bocor di UC Browser? Jangan Klik, Ini Bahayanya!

Apa yang Bocor? Data Sensitif Tanpa Password, Tapi Tetap Berbahaya

Meski kata sandi tidak ikut bocor, data yang tersebar tetap sangat berbahaya karena mencakup:

17,5 Juta Akun Terancam! Kebocoran Data Instagram Massal
  • Username Instagram
  • Nama lengkap pengguna
  • Alamat email
  • Nomor telepon (termasuk internasional)
  • Alamat fisik parsial
  • User ID Instagram
  • Detail kontak lainnya

Dataset ini disajikan dalam format JSON dan TXT, dengan struktur yang rapi dan konsisten mirip respons API asli Instagram. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kebocoran terjadi melalui API lama yang tidak diamankan dengan baik, kemungkinan besar melalui integrasi pihak ketiga atau konfigurasi sistem yang rentan sebelum 2025.

Bagaimana Peretas Memanfaatkan Data Ini?

Tanpa akses ke password, peretas tidak bisa langsung masuk ke akun. Namun, mereka menggunakan data bocor untuk memancing sistem Instagram sendiri:

  • Masukkan alamat email atau username korban ke halaman login Instagram.
  • Klik tombol “Forgot Password?”
  • Instagram secara otomatis mengirim email reset password ke pemilik akun yang sebenarnya diminta oleh peretas.

Tujuannya bukan selalu mencuri akun, tapi bisa juga:

  • Impersonation attack: berpura-pura jadi Anda untuk menipu keluarga atau rekan kerja
  • Phishing lanjutan: mengirim email palsu yang mirip notifikasi Instagram
  • Social engineering: mengumpulkan lebih banyak data pribadi untuk serangan lain
  • Pencurian identitas digital: membangun profil palsu berbasis data asli Anda

Apakah Akun Saya Benar-Benar Terancam?

Jika Anda menerima email reset password tanpa memintanya, kemungkinan besar alamat email atau username Anda termasuk dalam dataset bocor. Namun, akun Anda masih aman selama Anda tidak menekan tautan “Reset Password” di email tersebut.

Instagram dirancang agar password hanya berubah jika pengguna benar-benar mengklik dan menyelesaikan proses reset. Jadi, cukup abaikan email itu atau gunakan opsi “Report this issue” yang tersedia di bagian bawah email.

Langkah Darurat: Cara Amankan Akun Instagram Sekarang

1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (2FA)
Fitur ini adalah pertahanan terkuat melawan upaya peretasan. Bahkan jika peretas tahu password Anda, mereka tetap butuh kode OTP dari ponsel atau autentikator.

Cara aktifkan 2FA di Instagram:

  • Buka Profil → Menu (☰) → Pengaturan → Keamanan → Verifikasi Dua Langkah
  • Pilih metode: SMS atau Aplikasi Autentikator (lebih aman)
  • Ikuti petunjuk untuk menyelesaikan setup

2. Ganti Kata Sandi Secara Manual (via Aplikasi)
Jangan ganti password lewat email! Lakukan langsung di aplikasi Instagram:

  • Masuk ke akun Anda
  • Buka Pengaturan → Keamanan → Kata Sandi
  • Masukkan password lama, lalu buat yang baru (gunakan kombinasi unik dan kuat)

3. Cek Apakah Email Anda Termasuk dalam Kebocoran

Malwarebytes menyediakan layanan gratis: Digital Footprint Scan.
https://www.malwarebytes.com/digital-footprint

Cukup masukkan alamat email Instagram Anda sistem akan memberi tahu apakah email tersebut pernah muncul di kebocoran data publik.

4. Waspada terhadap Email atau Pesan Mencurigakan
Jangan pernah:

  • Klik tautan di email tak dikenal
  • Berikan kode verifikasi ke siapa pun
  • Unduh lampiran dari sumber tidak resmi

Respons Meta: Diam, Tapi Bahaya Nyata

Hingga kini, Meta perusahaan induk Instagram belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan kebocoran ini. Tidak ada klarifikasi di blog keamanan, media sosial, atau komunikasi langsung ke pengguna.

Namun, diamnya Meta bukan berarti ancaman tidak nyata. Fakta bahwa dataset beredar di dark web dan pola email reset massal terjadi secara global menunjukkan insiden ini valid dan berpotensi meluas.

Mengapa API Bisa Jadi Titik Lemah?

API (Application Programming Interface) adalah “jembatan” yang menghubungkan aplikasi dengan layanan eksternal. Jika tidak diamankan dengan baik misalnya tanpa rate limiting, autentikasi ketat, atau enkripsi API bisa dieksploitasi untuk mengekstraksi data pengguna dalam skala besar.

Kasus serupa pernah terjadi pada:

  • Facebook (2018) – 50 juta akun terdampak
  • Twitter (2022) – 5,4 juta data bocor via celah API
  • LinkedIn (2021) – 700 juta profil dijual di dark web

Instagram tampaknya menjadi korban terbaru dari tren ini.

Kesimpulan: Jangan Panik, Tapi Segera Bertindak

Mendapat email reset password Instagram tanpa meminta bukan hal sepele itu peringatan dini bahwa data Anda mungkin sudah bocor. Untungnya, akun Anda belum dikompromikan, selama Anda tidak mengikuti instruksi di email tersebut.

  • Yang paling penting sekarang:
  • Aktifkan 2FA
  • Ganti password via aplikasi
  • Periksa status kebocoran lewat Malwarebytes
  • Sebarkan informasi ini ke teman dan keluarga

Di era digital, data pribadi adalah aset berharga dan peretas tahu itu. Satu langkah kecil hari ini bisa mencegah bencana besar besok.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget