Analisis: Kenaikan Harga iPhone 2026 Dipicu Kelangkaan RAM Global
- Apple
Bahkan, ketersediaan RAM 8GB, yang saat ini hampir menjadi standar minimum, dilaporkan mengalami penurunan hingga sekitar 50 persen. Penurunan signifikan ini memperkuat tesis bahwa alokasi memori beralih ke sektor AI.
Analisis Harga iPhone 2026 dan Reduksi Kapasitas Memori
Kenaikan biaya RAM tentu memiliki implikasi serius terhadap produk Apple. Ponsel flagship Apple, seperti seri iPhone Pro, yang mulai banyak dibekali RAM 16GB, berpotensi menjadi semakin jarang ditemukan. Produsen berusaha keras mengoptimalkan perangkat lunak agar tidak membutuhkan RAM sebesar itu.
Dengan meningkatnya biaya komponen inti ini, Apple mungkin menahan penambahan RAM baru pada generasi iPhone berikutnya. Hal ini dilakukan guna mencegah lonjakan harga yang terlalu ekstrem, meskipun potensi kenaikan harga iPhone 2026 tetap tinggi.
Proyeksi Pasar Smartphone dan Strategi Produsen di Tengah Krisis
Situasi ini menempatkan produsen smartphone dalam dilema besar. Mereka harus memilih antara dua opsi yang merugikan: menjual perangkat dengan harga yang jauh lebih tinggi atau mengurangi spesifikasi vital (RAM) agar harga tetap kompetitif.
Seiring berjalannya waktu, konsumen akan menghadapi era di mana peningkatan performa perangkat keras melambat. Produsen akan dipaksa lebih kreatif dalam mengoptimalkan chip memori yang tersedia. Jika tren harga RAM terus menanjak, pasar global akan menyaksikan pergeseran radikal spesifikasi ponsel di masa depan. Kelangkaan ini pada akhirnya menekan daya beli dan ekspektasi konsumen terhadap standar spesifikasi smartphone.