Meta Klaim Aman, Tapi 17 Juta Data Pengguna Instagram Bocor?

Meta Klaim Aman, Tapi 17 Juta Data Pengguna Instagram Bocor?
Sumber :
  • Istimewa

4 dari 5 Ancaman Siber Berasal dari Infrastruktur Idle
  • Meta menepis kekhawatiran kebocoran data, menyebutnya hanya "masalah teknis" pada sistem permintaan reset password.
  • Sebanyak 17,5 juta data sensitif pengguna Instagram dilaporkan beredar dan diperjualbelikan di dark web oleh perusahaan keamanan Malwarebytes.
  • Data yang bocor meliputi alamat, nomor telepon, dan detail pribadi lainnya, berpotensi memicu serangan phishing lanjutan.
  • Pengguna wajib mengabaikan email reset password mencurigakan dan segera mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah (2FA).

RI Blokir Sementara Grok AI: Respons Cepat Deepfake Pornografi

Jutaan pengguna Instagram dikejutkan oleh notifikasi berulang permintaan pengaturan ulang kata sandi online (reset password). Fenomena spam email ini memicu kekhawatiran besar mengenai potensi kebocoran data Instagram. Laporan terbaru menunjukkan bahwa 17,5 juta akun terindikasi terdampak.

Meta, sebagai induk perusahaan, segera merespons isu ini. Mereka menjamin akun pengguna tetap aman. Mereka juga meminta pengguna mengabaikan email reset yang tidak diminta. Namun, jaminan ini kontras dengan temuan Malwarebytes, perusahaan keamanan siber yang menemukan rekaman data sensitif pengguna diperdagangkan di dark web.

17,5 Juta Data Pengguna Instagram Bocor, Cek Risiko Keamanan Anda!

Klarifikasi Resmi Meta: Bukan Pelanggaran Keamanan

Meta bergerak cepat menanggapi isu spam email reset password masif yang dialami pengguna Instagram. Mereka memberikan jaminan publik bahwa tidak terjadi pelanggaran keamanan besar-besaran. Pihak Meta menekankan sistem mereka masih kuat.

Juru Bicara Instagram mengakui adanya masalah. Masalah ini memungkinkan pihak eksternal meminta email pengaturan ulang kata sandi untuk beberapa pengguna.

“Kami telah memperbaiki masalah tersebut. Kami ingin meyakinkan semua orang bahwa tidak ada pelanggaran pada sistem kami dan akun Instagram tetap aman,” tegas juru bicara tersebut.

Meta meminta pengguna mengabaikan setiap email permintaan reset kata sandi jika mereka tidak mengajukan permintaan itu sendiri. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf atas kebingungan yang timbul akibat masalah teknis ini.

Analisis Malwarebytes: Bukti 17,5 Juta Data Dijual di Dark Web

Berbanding terbalik dengan jaminan Meta, perusahaan keamanan siber ternama, Malwarebytes, mengungkap temuan serius. Mereka menemukan rekaman data sensitif milik pengguna Instagram beredar luas di dark web. Jumlah data yang bocor mencapai 17,5 juta akun.

Jenis Data Sensitif yang Terekspos

Halaman Selanjutnya
img_title