Apple Dominasi Pasar Smartphone 2025: Raih 20% Pangsa Global

Apple Dominasi Pasar Smartphone 2025: Raih 20% Pangsa Global
Sumber :
  • Istimewa

Revolusi Siri: Kemitraan Apple Google AI Resmi Diumumkan
  • Apple menjadi pemimpin pasar smartphone 2025 dengan menguasai 20% pangsa pasar global.
  • Perusahaan mencatat pertumbuhan pengiriman tertinggi, yaitu 10% dari tahun ke tahun.
  • Pertumbuhan pasar didorong oleh peningkatan adopsi perangkat premium 5G di pasar berkembang.
  • Counterpoint merevisi proyeksi 2026 menjadi lebih konservatif akibat kelangkaan komponen DRAM/NAND.

Fans Kecewa: OnePlus Batalkan Open 2 Meski Sudah Uji Internal!

Laporan terbaru dari Counterpoint Research hari ini memastikan bahwa Apple resmi menduduki takhta pemimpin pasar smartphone 2025 di seluruh dunia. Perusahaan teknologi raksasa ini berhasil meraih pangsa pasar sebesar 20%. Lebih penting lagi, pertumbuhan pengiriman Apple melonjak 10% dari tahun ke tahun. Angka ini menjadikannya merek dengan pertumbuhan tertinggi di antara lima merek teratas.

Secara keseluruhan, pengiriman smartphone global tumbuh 2% pada tahun 2025. Ini adalah tahun pertumbuhan kedua berturut-turut setelah masa stagnasi. Pengamat melihat dua faktor utama mendorong geliat pasar ini. Konsumen semakin memanfaatkan opsi pembiayaan untuk beralih ke perangkat premium. Selain itu, adopsi perangkat 5G terus meningkat di pasar negara berkembang.

AirTag Bisa Lacak Bagasi Hilang: 36 Maskapai Global Siap Bantu

Strategi Apple Mendominasi Pangsa Pasar Global

Apple secara efektif memanfaatkan dinamika pasar yang bergeser ke arah perangkat kelas atas. Pertumbuhan Apple sepanjang 2025 jauh melampaui rata-rata industri. Hal ini menunjukkan permintaan kuat terhadap produk mereka.

Analis senior Counterpoint, Varun Mishra, menjelaskan strategi tersebut. Ia menyebutkan pertumbuhan Apple dipicu oleh ekspansi agresif di pasar menengah dan pasar berkembang. Strategi ini didukung oleh komposisi produk yang lebih kuat dan bervariasi.

Kekuatan iPhone di Pasar Negara Berkembang

Seri iPhone 17 berhasil menarik perhatian signifikan pada Kuartal IV setelah peluncuran suksesnya. Namun, kinerja iPhone 16 juga tetap luar biasa.

Perangkat model lama ini menunjukkan performa tinggi di wilayah kunci. Wilayah tersebut termasuk Jepang, India, dan Asia Tenggara. Pengamat menilai kinerja Apple didorong pula oleh siklus peningkatan pasca-pandemi yang mencapai titik puncaknya. Jutaan pengguna kini harus mengganti perangkat lama mereka. Khusus pada Kuartal IV 2025, Apple menguasai seperempat dari total pengiriman global. Ini adalah pangsa kuartalan tertinggi yang pernah dicapai Apple.

Perbandingan Posisi Kompetitor dan Pertumbuhan Industri

Samsung, pesaing terdekat Apple, harus puas berada di posisi kedua. Perusahaan asal Korea Selatan itu mencatat pangsa pasar 19%.

Pertumbuhan pengiriman Samsung tergolong moderat, yaitu 5%. Sementara itu, Xiaomi berhasil mempertahankan posisi ketiga. Xiaomi berhasil mengamankan pangsa pasar global sebesar 13%. Meskipun ada kekhawatiran mengenai tarif AS yang memicu produsen mempercepat pengiriman di paruh pertama tahun ini, dampaknya justru lebih ringan dari perkiraan. Efek terhadap volume paruh kedua pun sangat terbatas.

Proyeksi 2026: Ancaman Kelangkaan Komponen dan Pergeseran Prioritas

Meskipun hasil 2025 sangat positif, Counterpoint memberikan pandangan yang lebih hati-hati untuk tahun 2026. Direktur riset Counterpoint, Tarun Pathak, memperkirakan pasar smartphone global akan melambat tahun depan.

Perlambatan ini terutama disebabkan oleh kelangkaan chip memori. Kekurangan DRAM dan NAND diprediksi akan terjadi. Selain itu, biaya komponen juga meningkat tajam. Pabrikan chip saat ini memprioritaskan pusat data AI dibandingkan kebutuhan smartphone.

Analisis Akhir Pertarungan Pasar Premium

Akibat kondisi makroekonomi dan rantai pasok ini, Counterpoint telah merevisi perkiraan pertumbuhan 2026 ke bawah sebesar 3%. Meskipun demikian, Apple dan Samsung diperkirakan mampu bertahan. Kedua raksasa ini memiliki kapabilitas rantai pasokan yang lebih kuat. Kemampuan ini memungkinkan mereka menyerap guncangan biaya dan kelangkaan komponen lebih baik daripada kompetitor lainnya di pasar smartphone global. Dominasi pasar premium oleh Apple tampaknya akan berlanjut, bahkan di tengah tantangan pasokan yang ketat.