Data Pengiriman Smartphone 2025: Huawei Kuasai China, Apple Unggul Global
- Istimewa
- Pasar smartphone global mencapai pertumbuhan 2.3% pada Kuartal IV 2025, didorong kuat oleh permintaan perangkat kelas atas.
- Apple mempertahankan posisi sebagai vendor ponsel nomor satu dunia selama tiga tahun berturut-turut.
- Pasar Tiongkok stagnan, mencatat penurunan tipis 0.8%, namun Huawei berhasil mengamankan posisi teratas di wilayah tersebut.
- Samsung mencatat pertumbuhan tercepat sejak 2013, terutama berkat kesuksesan perangkat lipat dan lini Galaxy A yang terjangkau.
Laporan terbaru dari International Data Corporation (IDC) merilis gambaran komprehensif mengenai Pengiriman Smartphone 2025 secara global dan di Tiongkok. Secara keseluruhan, pasar menunjukkan stabilitas yang cukup kuat. Meskipun pertumbuhan volume pengiriman tidak masif, pergerakan signifikan terlihat dari peralihan konsumen menuju perangkat kelas atas dan inovasi seperti ponsel lipat. Ini menunjukkan sinyal positif bagi profitabilitas industri di masa depan. Data IDC menggarisbawahi pentingnya perangkat premium dalam menjaga momentum pasar di tengah tantangan ekonomi.
Dinamika Pasar Smartphone Global: Pertumbuhan Didorong Perangkat Premium
Pasar Smartphone Global justru menunjukkan performa yang konsisten. IDC mencatat volume pengiriman mencapai 336.3 juta unit pada Kuartal IV 2025, menandakan kenaikan 2.3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selama setahun penuh 2025, pengiriman global total mencapai 1.26 miliar unit, naik tipis 1.9%. Pendorong utama kenaikan ini berasal dari segmen pasar kelas atas. Konsumen menunjukkan minat tinggi terhadap inovasi dan peningkatan spesifikasi, sebuah tren yang menguntungkan vendor premium.
Apple dan Samsung Mendominasi Panggung Dunia
Apple dan Samsung muncul sebagai merek yang tumbuh paling pesat dalam laporan ini. Apple mencatat pertumbuhan 6.3%, sementara Samsung melonjak 7.9%. Lonjakan Samsung adalah yang tertinggi sejak tahun 2013, berkat adopsi perangkat lipat yang semakin luas dan keberhasilan lini Galaxy A.
Apple mengukuhkan dominasinya di panggung dunia. Mereka berhasil menjadi vendor smartphone teratas secara global selama tiga tahun berturut-turut. Konsistensi ini membuktikan strategi produk dan branding Apple sangat efektif. Bersama-sama, Apple dan Samsung kini menguasai 39% pangsa Pasar Smartphone Global, naik dari 37% pada tahun 2024.
Tantangan Vendor Tiongkok di Kancah Global
Meskipun sukses di dalam negeri, vendor Tiongkok menghadapi tantangan berat di pasar internasional. Xiaomi, Vivo, dan Oppo berhasil mempertahankan posisi mereka, tetapi pangsa pasar mereka mengalami sedikit penurunan. Pengiriman Kuartal IV Xiaomi turun dua digit. Vendor terbesar ketiga di dunia ini sedang menavigasi pergeseran menuju perangkat kelas atas sambil menghadapi persaingan ketat di dalam negeri.
Analisis Pasar Tiongkok: Stagnasi dan Kekuatan Lokal
Berbeda dengan pertumbuhan moderat di level global, pasar smartphone Tiongkok tetap stagnan menjelang akhir tahun 2025. Pasar lokal ini hanya diperdagangkan sekitar 75.78 juta unit smartphone. Angka ini mencerminkan penurunan kecil 0.8% dari tahun ke tahun.
Jika dilihat data setahun penuh, total pengiriman smartphone di Tiongkok adalah sekitar 285 juta unit. Jumlah ini masih 0.6% lebih rendah dibandingkan total pengiriman pada tahun 2024.
Huawei Kembali Kuat, Apple Satu-satunya yang Tumbuh
Huawei, Apple, dan Vivo menempati tiga posisi teratas dalam daftar pengiriman Kuartal IV di Tiongkok. Ketiga merek tersebut secara kolektif mengirimkan 139 juta unit. Namun, Apple menjadi satu-satunya vendor yang mencatat pertumbuhan tahun-ke-tahun di Tiongkok, yaitu sebesar 4%, dengan pengiriman 46.2 juta unit.
Di sisi lain, Huawei dan Vivo justru mencatat penurunan masing-masing 1.9% dan 6.6%. Sementara itu, Xiaomi dan Oppo melengkapi lima besar, mencatatkan peningkatan pangsa pasar tahun-ke-tahun sebesar 4.3% dan 2.1%. Kedua merek ini berhasil memanfaatkan dinamika lokal meskipun pasar secara keseluruhan datar.
Prospek Pasar di Tahun Mendatang
Data Pengiriman Smartphone 2025 menunjukkan bahwa pasar sudah matang dan hanya bisa tumbuh melalui inovasi harga premium. Vendor kini harus fokus pada perangkat kelas atas, seperti perangkat lipat atau ponsel dengan fitur AI yang canggih, untuk memicu siklus peningkatan pembelian oleh konsumen. Keberhasilan Apple dan Samsung secara global, serta dominasi Huawei di pasar lokal Tiongkok, menegaskan bahwa kualitas dan brand equity memainkan peran sentral di tengah tantangan volume pengiriman yang terbatas. Strategi vendor Tiongkok di masa depan harus berfokus pada penanggulangan tantangan di pasar global, sambil memanfaatkan momentum pergeseran menuju segmen premium.