M5 Max Kalahkan M3 Ultra: Performa MacBook Pro Makin Gila
- Istimewa
- Apple M5 Max mencetak skor multi-core sebesar 29.233 di Geekbench.
- Performa ini melampaui chip workstation M3 Ultra yang memiliki 32-core.
- Peningkatan performa GPU mencapai 20 persen dibandingkan generasi M4 Max.
Apple baru saja meluncurkan MacBook Pro generasi terbaru dengan chip Apple M5 Max, dan kini hasil benchmark resminya mulai muncul. Data dari Geekbench menunjukkan lonjakan kekuatan yang sangat impresif pada perangkat laptop profesional tersebut. Kehadiran Apple M5 Max membuktikan bahwa efisiensi silikon Apple kini berada pada level yang sulit dikejar pesaingnya.
Dominasi Performa Multi-Core Apple M5 Max
Laporan terbaru dari MacRumors mengungkap konfigurasi Apple M5 Max dengan CPU 18-core yang menunjukkan hasil sangat agresif. Chip ini mencatatkan skor multi-core mencapai 29.233 poin dalam pengujian intensif. Angka tersebut secara mengejutkan melampaui skor 27.726 milik chip M3 Ultra yang memiliki jumlah core lebih banyak.
Hasil ini menempatkan Apple M5 Max di posisi puncak daftar prosesor laptop tercepat saat ini. Jika kita bandingkan, chip ini memberikan peningkatan performa sekitar 15 persen lebih tinggi daripada M4 Max. Hal ini menunjukkan optimalisasi arsitektur yang sangat matang dari tim engineering Apple.
Kekuatan Single-Core dan Efisiensi GPU
Selain multi-core, skor single-core Apple M5 Max juga sangat mendominasi dengan perolehan 4.268 poin. Angka ini bahkan mampu melibas prosesor desktop kelas atas seperti AMD Ryzen 9 9950X3D. Artinya, tugas-tugas ringan maupun berat tetap berjalan sangat responsif pada MacBook Pro terbaru ini.
Pada sektor grafis, pengujian benchmark Metal menunjukkan skor antara 218.772 hingga 232.718 poin. GPU 40-core pada chip ini menawarkan peningkatan kekuatan grafis sekitar 20 persen dibanding pendahulunya. Meskipun masih di bawah M3 Ultra, performa ini sudah sangat mumpuni untuk kebutuhan rendering video 8K dan olah data 3D.
Analisis Masa Depan MacBook Pro dengan Apple M5 Max
Kesenjangan performa antara Apple M5 Max dan chip kelas "Ultra" sebelumnya kini semakin menipis. Pengguna profesional kini mendapatkan tenaga setara komputer workstation dalam bentuk laptop yang portabel. Apple tampaknya sangat fokus meningkatkan kepadatan transistor untuk mengejar efisiensi daya sekaligus kecepatan maksimal.