OpenAI Rilis Earphone AI 'Sweet Pea' Penantang AirPods

OpenAI Rilis Earphone AI 'Sweet Pea' Penantang AirPods
Sumber :
  • Istimewa

ChatGPT Go Resmi Global! Harga Mulai Rp75 Ribu, Fitur 10x Lebih Banyak
  • Earphone AI ini berkode nama "Sweet Pea," diklaim menantang dominasi Apple AirPods.
  • Desainnya unik dan ditangani langsung oleh Jony Ive, mantan kepala desain ikonik Apple.
  • Perangkat ini menggunakan chip 2nm khusus untuk pemrosesan kecerdasan buatan (AI) secara lokal.
  • Sweet Pea diproyeksikan mampu menggantikan banyak fungsi dasar ponsel melalui interaksi suara proaktif.

ChatGPT Go Meluncur Global, OpenAI Uji Iklan Mulai Pekan Depan

Langkah OpenAI memasuki pasar perangkat keras konsumen kini terasa semakin nyata. Laporan terbaru dari Tiongkok menyebutkan perusahaan sedang mengembangkan proyek perangkat earphone bertenaga AI yang sangat ambisius. Proyek berkode nama "Sweet Pea" ini secara eksplisit didesain untuk menjadi pesaing tangguh bagi dominasi Apple AirPods di masa depan. Pengembangan earphone AI OpenAI ini menandai pergeseran fokus perusahaan dari hanya perangkat lunak ke perangkat keras. Ini adalah upaya strategis untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan mereka langsung ke dalam pengalaman pengguna sehari-hari.

Desain Revolusioner dari Eks Maestro Apple

OpenAI Resmi Bawa Iklan ke ChatGPT-Ini Cara Kerjanya!

Kredibilitas proyek Sweet Pea meningkat tajam berkat keterlibatan tokoh kunci. Perangkat keras futuristik ini dirancang langsung oleh Jony Ive, mantan Kepala Desain Apple. Ive adalah sosok di balik desain ikonik iPhone dan produk revolusioner Apple lainnya.

Akuisisi Penting Mendukung Inovasi

Ive membawa pengalamannya melalui firma desainnya, io hardware. OpenAI mengakuisisi io hardware pada Mei 2024 dengan nilai fantastis, US$6,5 miliar. Banyak pihak percaya bahwa earphone ‘Sweet Pea’ akan menjadi hasil besar pertama dari akuisisi strategis tersebut. Desain unik ini memungkinkan penempatan komponen berteknologi tinggi di dalamnya.

Inovasi Bentuk dan Kekuatan Pemrosesan Lokal

Sweet Pea tidak menggunakan faktor bentuk earbud true wireless tradisional. Perangkat ini tampil berbeda. Desainnya menampilkan unit utama berbentuk kerikil berbahan metal. Unit utama ini dipasangkan dengan dua komponen seperti kapsul yang bertumpu di belakang telinga pengguna.

Chip 2nm Khusus untuk Komputasi AI

Desain non-konvensional ini menciptakan ruang yang memadai. Ruang tambahan sangat dibutuhkan untuk menampung chip berkinerja tinggi serta sistem komputasi AI onboard. Inti dari perangkat Earphone AI OpenAI ini adalah prosesor khusus 2nm. Chip canggih ini mampu menangani sebagian besar tugas AI secara lokal. Dengan kemampuan ini, Sweet Pea tidak perlu mengirimkan setiap permintaan ke cloud. Perangkat dapat memproses perintah suara, pemahaman kontekstual, dan interaksi pengguna langsung di device. Ini meningkatkan kecepatan dan privasi data secara signifikan.

Sweet Pea: Menggantikan Fungsi Dasar Ponsel

Laporan mengindikasikan bahwa Sweet Pea berpotensi menggantikan banyak fungsi dasar ponsel. Pengguna dimungkinkan mengontrol aplikasi dan layanan sepenuhnya melalui suara. Untuk mencapai kemampuan ini, perangkat tersebut akan dilengkapi mikrofon dan kamera. Kedua sensor ini bertugas terus-menerus memahami lingkungan sekitar pengguna.

Karena kesadaran konstan terhadap lingkungan, pengguna tidak perlu mengucapkan frasa pemicu seperti "Hai." Sebaliknya, AI akan secara proaktif menawarkan saran dan bantuan berdasarkan apa yang dilihat dan didengar di sekitar. Ini menciptakan interaksi yang jauh lebih alami dan adaptif.

Analisis Peluang dan Tantangan Pasar 2028

OpenAI menargetkan perilisan Sweet Pea pada September 2028. Target pengiriman tahun pertama juga sangat ambisius. Perusahaan membidik angka 40 hingga 50 juta unit. Angka tersebut sangat besar untuk kategori produk yang benar-benar baru di pasar. Ini menunjukkan tingkat kepercayaan diri tinggi OpenAI terhadap inovasi dan kemampuan perangkat tersebut.

Namun, tahun 2028 masih terasa sangat jauh. Banyak hal dapat berubah dalam lanskap teknologi dalam rentang waktu tersebut. Pesaing seperti Apple, Google, dan Meta pasti tidak akan berdiam diri. Mereka dipastikan akan meluncurkan inovasi AI wearable sendiri sebelum Sweet Pea resmi tersedia. Tantangan terbesar OpenAI adalah mempertahankan relevansi teknologinya dan menjaga momentum hype selama periode pengembangan yang panjang.