Sony FX30 2026: Kamera Sinema Ringkas dengan Fitur Pro, Harga Mulai Rp25 Juta
- Sony
Gadget – Di awal tahun 2026, Sony kembali menegaskan komitmennya pada komunitas kreator konten global dengan kehadiran Sony FX30 kamera sinema ringkas yang menggabungkan performa sinematik kelas atas dengan desain portabel dan harga relatif terjangkau. Dirancang khusus untuk filmmaker pemula hingga semi-profesional, FX30 menjadi jembatan sempurna antara kamera mirrorless konsumen dan sistem sinema berat seperti FX6 atau FX9.
Dengan bobot hanya 646 gram (termasuk baterai dan kartu memori), FX30 menawarkan fleksibilitas luar biasa untuk produksi handheld, penggunaan gimbal, vlogging sinematik, hingga dokumenter lapangan. Namun, jangan tertipu ukurannya yang mungil di dalam tubuhnya tersimpan fitur-fitur profesional yang biasanya hanya ditemukan di kamera seharga ratusan juta rupiah.
Artikel ini mengulas spesifikasi teknis, keunggulan utama, opsi paket pembelian, serta analisis nilai (value) Sony FX30 di pasar kamera sinema Indonesia Januari 2026.
Desain Portabel Tanpa Mengorbankan Profesionalisme
Sony FX30 lahir dari filosofi: “sinema tak harus besar dan mahal.” Bodi-nya dirancang ergonomis, kokoh, namun tetap ringan ideal untuk kreator yang sering bepergian atau bekerja sendiri tanpa tim pendukung.
Meski tidak memiliki cage bawaan, desainnya sudah dioptimalkan untuk integrasi aksesori profesional, termasuk:
- XLR Handle Unit (opsional): menyediakan input audio XLR berkualitas tinggi, level meter, dan tombol kontrol eksternal
- Kompatibilitas dengan tripod standar dan sistem rig modular
Port-port lengkap tersedia di sisi kanan dan belakang, termasuk HDMI full-size, USB Type-C, mic jack 3.5mm, dan headphone jack semua dalam layout yang mudah diakses saat kamera dipasang di gimbal.
Sensor APS-C 26,1MP: Otak dari Kualitas Sinematik FX30
Jantung dari Sony FX30 adalah sensor APS-C BSI CMOS 26,1 megapiksel yang dikembangkan khusus untuk lini Cinema Line. Sensor ini bukan sekadar versi kecil dari sensor full-frame melainkan dirancang ulang untuk optimalisasi video.
Keunggulan Utama Sensor:
- Perekaman UHD 4K hingga 120 fps (dengan crop minimal)
- Dual Base ISO: ISO 800 dan ISO 2500 memberikan noise rendah di kondisi gelap maupun terang
- Rentang dinamis >14 stop memungkinkan pemulihan detail di highlight dan shadow saat color grading