Kontrol Orang Tua YouTube Kini Blokir Total Akses Shorts Anak
- Istimewa
Kurasi Konten dan Kemitraan Strategis
YouTube tidak hanya fokus pada pembatasan akses. Platform tersebut kini juga menitikberatkan pada kurasi konten berkualitas. YouTube memperkenalkan prinsip-prinsip baru dan panduan kreator untuk mengarahkan remaja menuju konten yang lebih mendidik dan positif.
Inisiatif ini dikembangkan melalui kemitraan strategis yang solid. Mitra utamanya termasuk Komite Penasihat Pemuda dan Center for Scholars & Storytellers di UCLA. Prinsip ini juga didukung oleh pakar global terkemuka, seperti American Psychological Association dan Digital Wellness Lab di Rumah Sakit Anak Boston. YouTube menjelaskan bahwa prinsip-prinsip ini akan segera diintegrasikan ke dalam sistem rekomendasi algoritma platform. Tujuannya adalah meningkatkan frekuensi penayangan video berkualitas tinggi, misalnya konten dari Khan Academy dan TED-Ed, di beranda pengguna remaja.
Dampak Jangka Panjang pada Pengawasan Anak Digital
Guna mendukung implementasi fitur teknis ini, YouTube menyederhanakan pengalaman pengguna bagi keluarga. Dalam beberapa minggu mendatang, platform akan memperbarui proses pendaftaran. Pembaruan ini memungkinkan orang tua untuk membuat akun anak dengan proses yang jauh lebih mudah.
Selain itu, pembaruan juga memungkinkan peralihan antar akun di aplikasi seluler hanya dengan beberapa klik. Dengan demikian, orang tua dapat memastikan setiap anggota keluarga mendapatkan rekomendasi konten yang sesuai usia. Fitur Kontrol Orang Tua YouTube terbaru ini menegaskan komitmen platform dalam mendukung keselamatan digital dan kebiasaan mindful viewing di era video pendek.