Resmi Terungkap: Spesifikasi Penuh Samsung Galaxy A57 dari TENAA
- Istimewa
Meskipun TENAA belum menyebutkan nama prosesor secara spesifik, konfigurasi tersebut cocok dengan informasi dari Geekbench baru-baru ini. Analisis pakar menunjuk pada kehadiran chipset Exynos 1680 yang akan datang.
Opsi Memori dan Dukungan Perangkat Lunak Jangka Panjang
Samsung berencana meluncurkan Galaxy A57 dalam beberapa varian RAM dan penyimpanan internal. Varian yang terdaftar mencakup model 8GB+256GB dan model lebih tinggi 12GB+256GB.
Bahkan, perangkat ini diprediksi akan menjalankan Android 16 yang dilapis dengan One UI 8 milik Samsung. Mengingat Samsung menjanjikan enam pembaruan Android utama untuk seri sebelumnya, pengguna A57 kemungkinan besar akan menerima dukungan perangkat lunak yang sama panjangnya.
Konfigurasi Kamera dan Pengisian Daya Super Cepat 45W
Bagian fotografi mendapatkan perhatian serius. Samsung Galaxy A57 akan menampilkan kamera depan berkekuatan 12 megapiksel.
Untuk setup kamera belakang, Samsung menyematkan sensor utama 50 megapiksel. Sensor ini dipadukan dengan kamera ultra-wide 12 megapiksel dan lensa makro 5 megapiksel. Sebuah laporan terpisah bahkan mengklaim sensor utama ini adalah Sony IMX906.
Kapasitas Baterai Kuat
Dalam hal daya tahan, TENAA mengonfirmasi adanya sel baterai dengan kapasitas nilai 4.905mAh. Angka ini secara umum diterjemahkan menjadi kapasitas tipikal 5.000mAh. Lebih lanjut, sertifikasi 3C dan TUV sebelumnya telah mengungkapkan dukungan untuk teknologi pengisian daya cepat 45W. Ini merupakan peningkatan signifikan dalam kecepatan pengisian daya bagi pengguna mid-range.
Analisis Waktu Peluncuran dan Dampak Pasar
Pengumuman spesifikasi penuh ini melalui TENAA mengisyaratkan bahwa peluncuran resmi sudah sangat dekat. Samsung biasanya meluncurkan seri A unggulan mereka setelah seri S debut.
Galaxy S26 Series diperkirakan akan hadir menjelang akhir Februari. Dengan demikian, Samsung Galaxy A57 kemungkinan besar akan diluncurkan bersamaan dengan Galaxy A37. Kita bisa mengharapkan peluncuran seri A ini terjadi dalam beberapa minggu menjelang pengumuman ponsel flagship Samsung berikutnya, mengisi kekosongan pasar mid-range dengan fitur-fitur yang kompetitif dan canggih.