Tokyo Darurat! Krisis Perangkat Keras PC, Toko Sampai Jual Beli PC Bekas

Tokyo Darurat! Krisis Perangkat Keras PC, Toko Sampai Jual Beli PC Bekas
Sumber :
  • Istimewa

Awalnya, banyak pengguna berharap memori DDR4 bisa menjadi solusi sementara. Sejumlah produsen motherboard bahkan merilis ulang produk yang mendukung platform DDR4 lama. Namun, dampak krisis terus merembet. Kelangkaan dan kenaikan harga kini mulai mempengaruhi berbagai lini, termasuk kartu grafis dan GPU generasi terbaru yang kabarnya mengalami penundaan rilis.

Diskon Eksklusif: BOSGAME P4 Ultra Mini PC Turun Harga Drastis

PC Bekas Jadi Solusi Alternatif di Tengah Krisis Perangkat Keras PC

Ketika harga komponen baru melonjak tak terkendali, pasar PC bekas mendadak laris manis. Konsumen Jepang mulai serius melirik komputer lama sebagai alternatif ekonomis. Inilah alasan utama mengapa toko sebesar Sofmap rela "menyapu bersih" hampir semua PC yang masih berfungsi di pasar.

Cara Efektif Blokir YouTube Shorts Permanen di HP dan PC

Tentu saja, tidak semua PC lama memiliki nilai jual tinggi. Toko umumnya mencari komputer dengan spesifikasi minimum yang masih relevan. Mereka memprioritaskan perangkat keras yang mendukung platform DDR4 dan prosesor yang kompatibel dengan sistem operasi modern, seperti Windows 11.

Perburuan Kolektor: Pasar PC Vintage di Jepang

Teaser 'Mars Rover' Tecno Pova Curve 2 Muncul, Baterai 8000mAh

Menariknya, di balik pasar PC bekas biasa, terdapat segmen khusus di Jepang yang berburu komputer benar-benar lawas atau vintage. Toko elektronik bekas spesialis seperti Hard-Off masih dipenuhi komputer dari era 90-an dan awal 2000-an.

PC vintage ini diburu oleh kolektor dan penggemar PC retro. Bagi komunitas ini, komputer tua bukan sekadar alat komputasi. Mereka melihatnya sebagai bagian penting dari sejarah dan evolusi teknologi. Fenomena ini menambah kompleksitas permintaan di tengah gejolak Krisis Perangkat Keras PC saat ini.

Proyeksi Pasar dan Kebutuhan Mendesak Perangkat Keras

Selama kelangkaan perangkat keras inti belum mereda, tampaknya permintaan terhadap komputer lama akan terus meningkat. Situasi ini menciptakan ketegangan harga yang berkelanjutan. Permintaan datang dari tiga pihak: pengguna umum yang mencari pengganti murah, perakit PC yang berburu suku cadang, dan kolektor yang mengincar sejarah.

Analis industri memprediksi bahwa pasar akan terus tertekan hingga produsen memori berhasil meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan, melampaui kebutuhan akut dari sektor AI dan pusat data. Sampai saat itu terjadi, toko-toko seperti Sofmap di Akihabara harus terus mengandalkan program jual beli unit bekas demi menjaga kelangsungan operasional mereka di tengah parahnya Krisis Perangkat Keras PC.