SuperTac: Sensor China Bawa Sentuhan Humanoid Robot ke Level Baru
- Istimewa
- Sensor SuperTac dikembangkan oleh peneliti Universitas Tsinghua, terinspirasi dari struktur visual mata merpati.
- Sensor multimodal ini mencapai resolusi mikrometer dan mampu mendeteksi jenis material, tekstur, dan suhu.
- Tim pengembang juga menciptakan Model Bahasa Taktil (DOVE) berkapasitas 850 juta parameter untuk menerjemahkan data sentuhan kompleks.
- Terobosan ini menegaskan dominasi Tiongkok dalam pengembangan hardware dan sensor untuk Sentuhan Humanoid Robot.
Para peneliti di Shenzhen International Graduate School, Universitas Tsinghua, Tiongkok, baru saja mengumumkan pengembangan inovasi revolusioner: Sensor SuperTac. Proyek ambisius ini bertujuan mengatasi salah satu tantangan terbesar dalam robotika. SuperTac dirancang agar Sentuhan Humanoid Robot mampu merasakan dan memahami dunia fisik dengan presisi setara manusia.
Riset penting ini melibatkan kolaborasi luas dengan institusi domestik dan internasional. Menariknya, inspirasi utama datang dari struktur visual unik mata merpati. Studi ini telah dipublikasikan pada 15 Januari di jurnal bergengsi Nature Sensors, dengan judul yang menggambarkan misinya: "Biomimetic Multimodal Tactile Sensing Enables Human-like Robotic Perception."
Mengapa Persepsi Taktil Robot Sangat Penting
Perkembangan kecerdasan embodied (embodied intelligence) semakin cepat. Akibatnya, robot kini bergerak dari lingkungan pabrik yang terkontrol menuju lingkungan yang berpusat pada manusia. Pergeseran fundamental ini menuntut kemampuan baru.
Robot memerlukan sensor taktil beresolusi tinggi. Selain itu, mereka harus memiliki persepsi multimodal yang kuat. Robot harus mampu menafsirkan kontak fisik dengan lebih baik. Sayangnya, sensor taktil yang tersedia saat ini sering terhambat oleh resolusi terbatas dan fusi data yang lemah. Ini menjadikan kemampuan sentuhan sebagai hambatan utama dalam evolusi robotika.
Inovasi di Balik Sensor SuperTac: Meniru Mata Merpati
SuperTac menonjol sebagai sensor taktil multimodal beresolusi sangat tinggi. Sensor ini menggabungkan pencitraan multispektral (dari ultraviolet hingga inframerah menengah) dengan sinyal penginderaan triboelektrik.
Kulit sensor ultra-tipis dan berlapis-lapis ini memberikan resolusi tingkat mikrometer. SuperTac mampu mendeteksi secara bersamaan berbagai parameter fisik. Ini meliputi gaya, posisi kontak, suhu, kedekatan (proximity), dan getaran. SuperTac bahkan dapat mengidentifikasi jenis material, tekstur, slip, tabrakan, dan bahkan warna dengan akurasi lebih dari 94%.