Artajasa & Ant International Perkuat Pembayaran Lintas Negara dan AI
- Istimewa
- Artajasa dan Ant International meneken MoU strategis di Singapura untuk mempercepat adopsi teknologi pembayaran global.
- Fokus utama: Integrasi pembayaran lintas batas yang lebih mulus dan pengembangan inovasi berbasis Kecerdasan Buatan (AI).
- Kemitraan ini membuka akses digitalisasi dan konektivitas global bagi lebih dari 41 juta merchant UMKM Artajasa.
PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa), pemain kunci infrastruktur pembayaran nasional, resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Ant International. Ant International merupakan penyedia solusi teknologi finansial global melalui Alipay+. Kedua entitas ini menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang krusial di Singapura.
Kerjasama vital ini bertujuan mengakselerasi pengembangan ekosistem pembayaran digital Indonesia menuju kompetisi internasional. Fokus utama aliansi ini mencakup integrasi pembayaran lintas negara, adopsi Kecerdasan Buatan (AI), serta percepatan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia.
Konektivitas Global: Artajasa dan Tolok Ukur Pembayaran Digital
Kerja sama ini diresmikan dalam penandatanganan MoU oleh Presiden Direktur Artajasa, Armand Hermawan, dan Pan Yan, Head of Strategic Partnership Office untuk Alipay+, Ant International. Kedua pimpinan menegaskan komitmen untuk menciptakan pengalaman transaksi lintas batas yang praktis dan efisien.
Konsumen Indonesia di luar negeri akan menikmati kemudahan pembayaran yang mulus. Sebaliknya, wisatawan internasional yang berkunjung ke Indonesia juga mendapatkan layanan serupa.
Armand Hermawan menilai kolaborasi Artajasa dan Ant International ini sangat strategis. Ant International telah menjadi tolok ukur global dalam sistem pembayaran digital. Melalui konektivitas dengan ekosistem global ini, sistem pembayaran domestik Indonesia diharapkan semakin kompetitif di tingkat internasional.
Inovasi Berbasis AI Menguatkan Keamanan Transaksi
Selain mempermudah transaksi kerja sama ini mendorong transformasi digital yang menguntungkan semua pihak. Hal ini mencakup industri, merchant, hingga konsumen akhir.
Kolaborasi ini juga secara spesifik menitikberatkan pada pengembangan inovasi mobile berbasis AI. Pemanfaatan teknologi Kecerdasan Buatan diharapkan meningkatkan keamanan transaksi secara signifikan. Selain itu, adopsi AI memperbaiki efisiensi operasional dan pengalaman pengguna Artajasa.
Akses Pasar Global bagi 41 Juta UMKM
Kemitraan ini membuka peluang emas bagi UMKM nasional. Artajasa merupakan operator terbesar layanan QRIS di Indonesia, menjangkau lebih dari 41 juta merchant. Dukungan solusi digitalisasi dari Ant International kini menghubungkan merchant Artajasa langsung ke ekosistem global.