Harga HP Murah Terancam Naik 15 Persen Akibat Krisis Chip

Harga HP Murah Terancam Naik 15 Persen Akibat Krisis Chip
Sumber :
  • Istimewa

Krisis Chipset Global Picu Kenaikan Harga Smartphone 15%
  • Harga HP diprediksi naik 5% hingga 15% pada tahun 2026 akibat lonjakan biaya komponen utama.
  • Kenaikan tertinggi menyasar segmen menengah ke atas, namun segmen HP murah juga mengalami tekanan harga.
  • Konsumen berpotensi menunda pembelian; produsen didorong melakukan diversifikasi rantai pasok dan efisiensi desain.
  • Permintaan dari sektor Kecerdasan Buatan (AI) turut memicu lonjakan harga chip memori.

Analisis: Smartphone Tertua yang Masih Aman Digunakan di 2026

Industri teknologi global saat ini menghadapi tantangan serius, terutama terkait krisis rantai pasok komponen semikonduktor. Situasi ini mendorong para produsen besar, termasuk Xiaomi, Samsung, dan Honor, mempertimbangkan kembali strategi harga mereka.

Pakar memprediksi adanya Kenaikan Harga Smartphone di pasar ritel tahun 2026. Kenaikan ini tidak hanya memukul kelas premium, tetapi juga segmen HP murah yang sangat sensitif terhadap biaya produksi. Produsen harus segera merespons tekanan biaya ini agar daya beli konsumen tetap terjaga.

Krisis Chip AI Hantam Pasar HP Murah: Spek Smartphone Entry-Level Terancam?

Faktor Utama Pendorong Kenaikan Harga Smartphone

Direktur Eksekutif ICT Institute, Heru Sutadi, menjelaskan bahwa beberapa variabel memperbesar beban biaya produksi perangkat. Biaya logistik yang melonjak signifikan menjadi salah satu pemicu utama.

Selain itu, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga berdampak langsung pada impor komponen. Komponen vital seperti memori dan sensor kamera mengalami kenaikan harga bahan baku.

Heru memperkirakan bahwa peningkatan harga jual di konsumen umumnya berada di rentang 5–15%. Angka ini akan sangat bergantung pada segmen dan kompleksitas produk.

Dampak Kenaikan Harga di Setiap Segmen

Kenaikan harga tidak terjadi secara merata di seluruh lini produk. Ponsel kelas menengah hingga atas yang menggunakan chipset berperforma tinggi cenderung mengalami lonjakan harga terbesar.

Produsen berupaya keras menahan harga pada segmen entry-level atau HP murah. Mereka melakukannya demi menjaga keterjangkauan harga dan menghindari penurunan drastis volume penjualan di pasar sensitif ini.

Analisis Dampak pada Volume Penjualan Global

Potensi Kenaikan Harga Smartphone secara otomatis menekan volume penjualan. Segmen menengah ke bawah menjadi kelompok paling rentan karena konsumen cenderung menunda pembelian.

Heru Sutadi menilai konsumen mungkin memperpanjang siklus penggantian ponsel mereka atau beralih mencari merek dan model yang lebih terjangkau. Namun, dampaknya tidak membuat pasar kolaps sepenuhnya.

Halaman Selanjutnya
img_title