Krisis Keamanan AI: Perseteruan Elon Musk dan Sam Altman Memanas
- Istimewa
OpenAI merasakan tanggung jawab besar untuk melindungi pengguna rentan. Namun, Altman berkomitmen menjaga keseimbangan agar batasan keamanan tidak menghalangi manfaat besar yang ditawarkan alat tersebut bagi mayoritas pengguna.
Serangan Balik Altman: Autopilot Tesla dan Skandal Grok
Pembelaan Altman dengan cepat berubah menjadi serangan balik yang terarah pada rekam jejak keselamatan perusahaan milik Musk, Tesla. Altman secara spesifik menyinggung data keselamatan program Autopilot.
"Tampaknya lebih dari 50 orang telah meninggal akibat kecelakaan yang terkait dengan Autopilot," tulis Altman, menyindir Musk yang mengkritik produk pesaingnya.
Altman bahkan membagikan pengalaman pribadinya menggunakan fitur tersebut. Dia menyimpulkan bahwa teknologi itu jauh dari kata aman. Tesla seharusnya tidak merilis Autopilot kepada publik dalam kondisi seperti itu.
Di samping menyoroti Autopilot Tesla, Altman juga mengkritik keras Grok. Grok merupakan chatbot pesaing yang dikembangkan oleh xAI milik Musk dan terintegrasi dalam mobil listrik Tesla. Altman menyiratkan adanya keputusan pengembangan yang bermasalah. Dia mencoba mengingatkan Grok sempat menghasilkan foto tidak senonoh kepada perempuan dan anak-anak.
Insiden tersebut berujung pada pembatasan akses Grok di berbagai negara, termasuk Indonesia. "Saya bahkan tidak mau memulai membahas apa yang telah dilakukan oleh Grok," pungkas Altman.
Konteks Hukum dan Dampak ke Depan
Perseteruan Elon Musk dan Sam Altman ini merupakan babak terbaru dari keretakan hubungan yang sudah berlangsung sejak 2017. Musk mengundurkan diri dari dewan direksi OpenAI pada 2018. Selanjutnya, dia mendirikan perusahaan saingan, xAI, pada 2023.
Saat ini, kedua belah pihak terlibat dalam pertempuran hukum. Musk menuntut ganti rugi hingga Rp2.264 triliun. Tuntutan tersebut didasarkan pada tuduhan bahwa Musk ditipu untuk mendirikan OpenAI di bawah alasan palsu.
Proses hukum ini memasuki tahap krusial. Hakim federal telah menetapkan jadwal penting. Persidangan dijadwalkan akan mulai bergulir pada akhir April mendatang, bersamaan dengan meningkatnya kekhawatiran global terhadap etika dan keselamatan dalam pengembangan AI.