Gangguan Telkomsel IndiHome Massal Picu Keluhan Kritis

Gangguan Telkomsel IndiHome Massal Picu Keluhan Kritis
Sumber :
  • Istimewa

Kenapa Komdigi Ingin Batasi Fitur VoIP Seperti WhatsApp? Simak Penjelasannya!
  • Layanan internet Telkomsel dan IndiHome mengalami gangguan massal serentak sejak pukul 11.15 WIB.
  • Kata kunci "Telkomsel" dan "IndiHome" menjadi topik teratas (trending topic) di media sosial X.
  • Pelanggan kesulitan melapor karena aplikasi MyTelkomsel dan saluran pusat panggilan 188 juga mengalami eror.
  • Lembaga pemantau jaringan global, NetBlocks, turut mengonfirmasi adanya penurunan konektivitas.

5 Masalah Umum Saat Migrasi E-SIM dan Cara Mengatasinya: Tips & Solusi Terbaik

Warganet mengeluhkan terjadinya gangguan Telkomsel IndiHome secara serentak pada Kamis (22/1/2026). Keluhan ini langsung membanjiri platform media sosial X (sebelumnya Twitter) sejak sekitar pukul 11.15 WIB. Imbasnya, kata kunci "Telkomsel" dan "IndiHome" sontak meroket masuk daftar trending topic. Gangguan massal ini menunjukkan kerentanan sistem.

Gangguan layanan internet ini tidak hanya menimpa layanan fixed broadband IndiHome dan Indibiz. Kejadian ini juga berdampak signifikan pada jaringan seluler Telkomsel. Pelanggan melaporkan tidak dapat mengakses internet dan melakukan aktivitas browsing. Mereka menuntut transparansi segera dari pihak operator telekomunikasi terbesar di Indonesia ini.

Telkom Indibiz Bawa Pemudik Pulang Kampung dengan Nyaman

Kronologi Gangguan Massal dan Frustrasi Pelanggan

Gangguan konektivitas ini terjadi secara bersamaan pada semua layanan Telkom Group. Sejumlah pengguna mulai melaporkan layanan mereka mati total tepat pukul 11.15 WIB. Pihak teknisi rumah mengonfirmasi bahwa telah terjadi gangguan massal.

Dalam sebuah unggahan di X, salah satu warganet membagikan pemberitahuan resmi dari teknisi. Pemberitahuan tersebut menyebutkan gangguan berdampak besar pada layanan IndiHome, Indibiz, dan Telkomsel. Tim terkait langsung melakukan investigasi guna memulihkan layanan secepatnya. Namun, kecepatan informasi menjadi isu utama.

Krisis Saluran Digital dan Pusat Panggilan

Kekesalan pelanggan meningkat lantaran mereka kesulitan mencari informasi atau melaporkan gangguan. Aplikasi pelaporan digital utama, MyTelkomsel, justru dilaporkan mengalami eror. Sejumlah warganet mengaku aplikasi tersebut tidak dapat diakses saat mereka mencoba membuat laporan resmi.

Padahal, dalam notifikasi MyTelkomsel, tertera jadwal pemeliharaan sistem pada pukul 00.00–02.00 WIB. Gangguan internet ini terjadi jauh di luar waktu pemeliharaan tersebut. Pelanggan mempertanyakan mengapa kanal digital utama tidak berfungsi saat terjadi krisis.

“Internet lagi gangguan massal. Mau buka aplikasi buat lapor, aplikasinya error juga,” keluh salah satu akun warganet.

Tidak hanya aplikasi, saluran pusat panggilan atau call center 188 juga tidak dapat dihubungi. Beberapa pelanggan menyebut layanan call center gagal tersambung ketika mereka berupaya menyampaikan keluhan. Situasi ini menciptakan lingkaran frustrasi bagi pengguna yang membutuhkan konektivitas segera.

Minimnya Transparansi dan Catatan NetBlocks

Warganet turut menyoroti minimnya informasi resmi yang disampaikan perusahaan. Pelanggan IndiHome secara khusus menyayangkan lambatnya pengumuman terkait gangguan nasional ini. Mereka meminta perusahaan segera memberikan pernyataan terbuka kepada publik.

Validasi eksternal memperkuat klaim gangguan ini. Lembaga pemantau jaringan global, NetBlocks, ikut mencatat penurunan kualitas akses internet di berbagai wilayah Indonesia. NetBlocks melaporkan, penyedia layanan IndiHome dan Telkomsel telah terdampak serius oleh isu konektivitas ini. Penegasan ini menegaskan skala insiden dan urgensi penanganan.

Mendesaknya Peningkatan Kualitas Jaringan Telkom Group

Insiden gangguan Telkomsel IndiHome yang serentak ini menekankan perlunya peningkatan infrastruktur dan sistem tanggap darurat yang lebih responsif. Ketergantungan masyarakat dan bisnis terhadap layanan internet mengharuskan operator telekomunikasi menjamin waktu operasional maksimal. Transparansi informasi saat terjadi insiden menjadi kunci membangun kembali kepercayaan pelanggan. Oleh karena itu, Telkom Group wajib segera memperbaiki layanan yang terdampak dan mengkomunikasikan langkah mitigasi secara jelas dan terbuka.