Scrolling Threads Tak Lagi Bersih! Iklan Resmi Muncul Mulai 26 Januari

Scrolling Threads Tak Lagi Bersih! Iklan Resmi Muncul Mulai 26 Januari
Sumber :
  • Meta Newsroom

Ditenagai AI Meta: Iklan yang Sangat Personal

Waspada! Jutaan Akun Terima Email Reset Password Instagram

Iklan di Threads tidak dibuat asal-asalan. Mereka ditenagai oleh sistem periklanan berbasis AI milik Meta, yang sama digunakan di Facebook dan Instagram. Artinya:

  • Iklan akan disesuaikan dengan minat, riwayat klik, lokasi, usia, dan aktivitas online pengguna
  • Relevansi iklan diharapkan tinggi, sehingga terasa “berguna” daripada mengganggu
  • Pengiklan bisa menargetkan audiens dengan presisi tinggi
Bocor atau Tidak? Instagram Tanggapi Isu 17,5 Juta Data Pengguna Bocor

Format iklan yang didukung juga sangat beragam:

  • Gambar statis
  • Video pendek
  • Carousel (beberapa gambar yang bisa digeser)
  • Katalog produk
  • Iklan aplikasi (untuk unduh game atau layanan)
17,5 Juta Akun Terancam! Kebocoran Data Instagram Massal

Fitur ini membuka pintu lebar bagi UMKM, kreator konten, dan brand global untuk menjangkau audiens Threads yang mayoritas muda, urban, dan aktif secara digital.

Mengapa Sekarang? Alasan Bisnis di Balik Monetisasi Threads

Meski populer, Threads belum menghasilkan pendapatan signifikan sejak diluncurkan. Dengan biaya infrastruktur, pengembangan fitur, dan tim operasional yang besar, monetisasi menjadi keharusan.

Beberapa faktor yang mendorong keputusan ini:

  • Basis pengguna matang: 400 juta MAU (Monthly Active Users) adalah angka yang cukup untuk menarik pengiklan besar.
  • Persaingan ketat: X/Twitter sudah lama mengandalkan iklan; Threads perlu sumber pendapatan agar tetap kompetitif.
  • Integrasi ekosistem Meta: Iklan Threads bisa dikelola lewat Meta Ads Manager, memudahkan pengiklan yang sudah aktif di Facebook/Instagram.

Meta juga berharap iklan akan mendorong kreator untuk beralih ke Threads, karena kini mereka bisa memonetisasi audiens melalui kampanye berbayar atau kolaborasi brand.

Respons Pengguna: Antara Wajar dan Kecewa

Reaksi publik terbelah. Sebagian pengguna menganggap ini langkah wajar platform gratis pasti butuh pendapatan. Namun, banyak juga yang kecewa, karena Threads awalnya dipuja sebagai “alternatif bersih” dari X/Twitter yang penuh iklan dan konten provokatif.

Beberapa pengguna khawatir:

  • Feed akan menjadi terlalu komersial
  • Privasi data semakin dikomersialisasi
  • Kualitas diskusi publik menurun akibat dominasi konten promosi

Namun, Meta menegaskan bahwa pengalaman inti Threads percakapan ringan, ide cepat, dan komunitas tetap menjadi prioritas utama.

Apa yang Bisa Dilakukan Pengguna?

Sayangnya, tidak ada opsi untuk menonaktifkan iklan di Threads kecuali berlangganan versi premium (yang belum diumumkan). Namun, pengguna tetap bisa:

Halaman Selanjutnya
img_title