Baterai 29 Hari dan Senter LED: Garmin tactix 8 Cerakote Bukan untuk Kaum Mendang-Mending
- Garmin
Gadget – Ada sebuah anomali estetika yang ditawarkan oleh Garmin tactix 8 Cerakote Edition. Di saat perangkat elektronik lain berlomba untuk terus terlihat mulus dan mengkilap layaknya barang baru, jam tangan pintar seharga $1,599.99 (sekitar Rp 25 jutaan) ini justru dirancang untuk memiliki "bekas luka" yang berkarakter.
Fitur utamanya terletak pada lapisan Cerakote—sebuah material keramik-polimer yang disemprotkan ke bodi jam lalu dipanggang hingga mengeras. Lapisan ini tidak hanya berfungsi menahan abrasi atau korosi bahan kimia, tetapi juga akan memunculkan worn look (tampilan usang) yang unik seiring waktu pemakaian. Semakin sering terpapar gesekan di medan berat, semakin personal tampilan visual yang dihasilkannya. Tidak akan ada dua jam tangan yang terlihat sama persis.
Konstruksi Titanium dan Visual AMOLED
Secara fisik, dimensi 51mm pada jam tangan ini memberikan dominasi visual yang tak terbantahkan di pergelangan tangan. Bezel titaniumnya memberikan sensasi dingin dan kokoh saat disentuh, menjadi benteng pelindung bagi lensa safir yang menutup bagian muka.
Di balik ketangguhan tersebut, layar AMOLED 1,4 inci menyajikan kontras visual yang tajam. Informasi taktis tetap terbaca jelas baik di bawah terik matahari maupun dalam kegelapan. Untuk situasi minim cahaya, tersedia senter LED terintegrasi yang mampu membelah kegelapan, sebuah utilitas sederhana namun vital. Tersedia dua opsi warna maskulin: Slate Gray dan Olive Drab.
Mode Operasi Senyap dan Navigasi Udara
Fitur-fitur di dalamnya dirancang untuk skenario spesifik yang melampaui kebutuhan sipil biasa. Stealth Mode (Mode Siluman) memungkinkan perangkat mematikan seluruh sinyal nirkabel dan berhenti menyimpan data lokasi GPS, namun tetap merekam jarak tempuh dan data biometrik pengguna—sebuah keharusan dalam operasi yang menuntut kerahasiaan digital.
Bagi para penerjun payung, fitur Jumpmaster hadir untuk memandu aksi penerjunan, baik itu High Altitude High Opening (HAHO), High Altitude Low Opening (HALO), maupun lompatan statis. Layarnya mampu menampilkan dua format koordinat secara bersamaan, seperti MGRS dan garis lintang/bujur, memudahkan orientasi medan. Kompatibilitas dengan kacamata penglihatan malam (night vision goggles) memastikan layar tidak menyilaukan mata saat operasi malam hari.