Divestasi TikTok Final: Mayoritas Saham Kini Dikuasai Investor AS
- GSMArena
Perluasan Jangkauan: CapCut dan Lemon8 Ikut Terdampak
Divestasi ini tidak hanya mencakup aplikasi utama TikTok. Usaha patungan baru ini juga meliputi platform populer lainnya seperti CapCut dan Lemon8. Kesepakatan menjanjikan interoperabilitas yang lebih baik. Selain itu, mereka memastikan ketersediaan konten internasional bagi seluruh basis pengguna.
Pengawasan dan Tata Kelola Perusahaan
Operasional entitas baru ini akan diawasi secara ketat oleh Dewan Direksi. Dewan ini terdiri dari tujuh anggota, mayoritas di antaranya merupakan warga negara Amerika.
Susunan dewan mencerminkan komitmen terhadap tata kelola berbasis AS. Beberapa nama penting yang bergabung meliputi Shou Zi Chew, Chief Executive Officer TikTok. Silver Lake diwakili oleh Co-CEO Egon Durban. Sementara itu, Oracle menugaskan Executive Vice President Kenneth Glueck. Terakhir, MGX menempatkan Chief Strategy and Safety Officer David Scott.
Implikasi Strategis Divestasi TikTok bagi Pasar Global
Rampungnya Divestasi TikTok bukan sekadar transaksi bisnis. Hal ini menandakan keberhasilan TikTok menghindari larangan total di pasar AS yang sangat menguntungkan.
Dengan komposisi kepemilikan yang mayoritas dikendalikan entitas Amerika, TikTok berharap mendapatkan kembali kepercayaan regulator dan pengguna. Divestasi TikTok menciptakan entitas baru yang secara fundamental lebih terintegrasi dengan kepentingan Amerika. Langkah ini juga menjadi preseden penting bagi perusahaan teknologi global yang beroperasi lintas batas geopolitik. Ke depannya, fokus akan beralih pada bagaimana dewan direksi yang baru ini menegakkan janji perlindungan data.