Xiaomi HyperOS 3.1 Resmi Dukung AirPods Secara Native!
- Gizchina
5. Integrasi "Find My" via Xiaomi Online Search
Fitur paling mengejutkan: AirPods kini bisa dilacak melalui jaringan Xiaomi Online Search meski Anda tidak memiliki perangkat Apple. Jika salah satu earbud hilang, sistem Xiaomi akan memanfaatkan jutaan perangkat Xiaomi di seluruh dunia untuk membantu melacak lokasinya, mirip konsep crowd-sourced location milik Apple.
Mengapa Ini Revolusioner? Perbandingan dengan Google dan Kompetitor
Sejak AirPods diluncurkan pada 2016, tidak ada produsen Android termasuk Google yang berani mengintegrasikan dukungan native. Alasannya kompleks:
- Risiko pelanggaran paten Apple
- Keterbatasan protokol Bluetooth standar
- Fokus Google pada ekosistem Pixel sendiri
Namun, Xiaomi mengambil risiko besar. Mereka membalikkan narasi: alih-alih memaksa pengguna beralih ke earphone Xiaomi, mereka membuka pintu lebar-lebar bagi pengguna Apple yang ingin mencoba flagship Android tanpa kehilangan pengalaman audio premium.
Ini adalah langkah strategis untuk menarik “hybrid user” orang yang menghargai desain hardware Xiaomi, tetapi masih loyal pada kualitas audio Apple.
Dampak bagi Pengguna: Akhir dari Era “Second-Class Citizen”
Selama bertahun-tahun, pengguna AirPods di Android harus:
- Menginstal aplikasi pihak ketiga yang boros baterai
- Menghadapi bug notifikasi palsu
- Kehilangan fitur inti seperti Spatial Audio
- Tidak bisa melacak earbud yang hilang
Dengan HyperOS 3.1, semua itu berakhir. Xiaomi tidak hanya menambahkan fitur mereka menghapus hambatan psikologis yang selama ini menghalangi pengguna Apple untuk beralih ke Android.
Bagi banyak orang, ini adalah titik balik.
Ketersediaan dan Perangkat yang Didukung
HyperOS 3.1 mulai digulirkan secara bertahap pada Desember 2025. Perangkat yang diprioritaskan meliputi:
- Xiaomi 14 Series
- Xiaomi 13T / 13T Pro
- Redmi Note 13 Pro+
- POCO F6
Dukungan AirPods berlaku untuk:
- AirPods (Generasi 1–3)
- AirPods Pro (Generasi 1 & 2)
- AirPods Max
Catatan: Fitur Spatial Audio hanya tersedia untuk AirPods Pro dan Max karena membutuhkan sensor gerak khusus.
Kesimpulan: Xiaomi Tantang Tembok Tertutup Apple dan Menang
Dengan HyperOS 3.1, Xiaomi tidak hanya meluncurkan pembaruan sistem mereka mengirim pesan kuat:
“Anda tidak harus memilih antara ekosistem Apple dan nilai Android. Kami bisa memberikan keduanya.”
Langkah ini berpotensi mengganggu dominasi Apple di segmen audio premium, sekaligus memperkuat posisi Xiaomi sebagai merek Android yang paling ramah pengguna lintas-ekosistem.