Xiaomi HyperOS 3.1 Resmi Dukung AirPods Secara Native!

Xiaomi HyperOS 3.1 Resmi Dukung AirPods Secara Native!
Sumber :
  • Gizchina

Gadget – Untuk pertama kalinya dalam sejarah Android, pengguna AirPods akhirnya merasakan pengalaman yang setara dengan pengguna iPhone dan yang melakukannya bukan Google, melainkan Xiaomi.

Motorola Edge 70 Fusion+ 5G Resmi Meluncur: Kamera Sony LYTIA 710

Dengan rilis resmi HyperOS 3.1, raksasa teknologi asal Tiongkok ini telah mengintegrasikan dukungan native penuh untuk AirPods, termasuk AirPods Pro dan AirPods Max. Fitur-fitur yang selama ini eksklusif di iOS seperti pop-up pairing, Spatial Audio, hingga ikon status bar khusus kini hadir langsung di sistem operasi Xiaomi, tanpa perlu aplikasi pihak ketiga seperti MaterialPods atau AssistantPods.

Langkah ini bukan sekadar peningkatan teknis melainkan strategi cerdas Xiaomi untuk menarik jutaan pengguna Apple yang ingin beralih ke Android tanpa melepaskan ekosistem audio kesayangan mereka.

Update Performa Android Bikin HP Lebih Kencang dan Irit

Artikel ini mengupas tuntas fitur baru, cara kerja integrasi, dampak bagi pengguna, dan mengapa langkah Xiaomi ini dianggap revolusioner di dunia Android.

Apa yang Baru? Daftar Fitur Native AirPods di HyperOS 3.1

Spesifikasi Oppo Find X9 Ultra: Kamera 200MP & Snapdragon 8 Elite

Xiaomi tidak main-main. Mereka memberikan pengalaman AirPods yang mendekati sempurna di perangkat Android. Berikut fitur utamanya:

1. Pop-Up Pairing System-Level
Saat Anda membuka case AirPods di dekat ponsel Xiaomi yang menjalankan HyperOS 3.1, kartu notifikasi muncul secara instan mirip persis dengan iPhone. Kartu ini menampilkan:

  • Gambar visual AirPods (termasuk model spesifik)
  • Persentase baterai earbud kiri & kanan
  • Persentase baterai case
  • Semua ini berjalan langsung dari sistem, tanpa izin latar belakang atau akses sensor berlebihan.

2. Spatial Audio 360° untuk AirPods Pro & Max
Salah satu keunggulan terbesar AirPods Pro/Max adalah Spatial Audio dengan pelacakan kepala dinamis. Di Android, fitur ini biasanya mati total.

Tapi kini, HyperOS 3.1 mengaktifkan Spatial Audio secara native, memungkinkan pengalaman audio imersif penuh saat menonton film, mendengarkan musik, atau bermain game tanpa root atau modifikasi ilegal.

3. Ikon Status Bar Khusus AirPods
Tidak lagi menggunakan ikon Bluetooth generik. HyperOS 3.1 kini menampilkan ikon AirPods yang sesuai dengan model Anda di bilah status mulai dari AirPods generasi pertama hingga AirPods Max.

4. Kontrol ANC & Transparency Mode Langsung dari Panel Cepat
Pengguna AirPods Pro bisa mengaktifkan/mematikan Active Noise Cancellation (ANC) atau mode Transparansi hanya dengan satu ketukan di Control Center. Tidak perlu membuka aplikasi atau menekan fisik pada earbud.

5. Integrasi "Find My" via Xiaomi Online Search
Fitur paling mengejutkan: AirPods kini bisa dilacak melalui jaringan Xiaomi Online Search meski Anda tidak memiliki perangkat Apple. Jika salah satu earbud hilang, sistem Xiaomi akan memanfaatkan jutaan perangkat Xiaomi di seluruh dunia untuk membantu melacak lokasinya, mirip konsep crowd-sourced location milik Apple.

Mengapa Ini Revolusioner? Perbandingan dengan Google dan Kompetitor

Sejak AirPods diluncurkan pada 2016, tidak ada produsen Android termasuk Google yang berani mengintegrasikan dukungan native. Alasannya kompleks:

  • Risiko pelanggaran paten Apple
  • Keterbatasan protokol Bluetooth standar
  • Fokus Google pada ekosistem Pixel sendiri

Namun, Xiaomi mengambil risiko besar. Mereka membalikkan narasi: alih-alih memaksa pengguna beralih ke earphone Xiaomi, mereka membuka pintu lebar-lebar bagi pengguna Apple yang ingin mencoba flagship Android tanpa kehilangan pengalaman audio premium.

Ini adalah langkah strategis untuk menarik “hybrid user” orang yang menghargai desain hardware Xiaomi, tetapi masih loyal pada kualitas audio Apple.

Dampak bagi Pengguna: Akhir dari Era “Second-Class Citizen”

Selama bertahun-tahun, pengguna AirPods di Android harus:

  • Menginstal aplikasi pihak ketiga yang boros baterai
  • Menghadapi bug notifikasi palsu
  • Kehilangan fitur inti seperti Spatial Audio
  • Tidak bisa melacak earbud yang hilang

Dengan HyperOS 3.1, semua itu berakhir. Xiaomi tidak hanya menambahkan fitur mereka menghapus hambatan psikologis yang selama ini menghalangi pengguna Apple untuk beralih ke Android.

Bagi banyak orang, ini adalah titik balik.

Ketersediaan dan Perangkat yang Didukung

HyperOS 3.1 mulai digulirkan secara bertahap pada Desember 2025. Perangkat yang diprioritaskan meliputi:

  • Xiaomi 14 Series
  • Xiaomi 13T / 13T Pro
  • Redmi Note 13 Pro+
  • POCO F6

Dukungan AirPods berlaku untuk:

  • AirPods (Generasi 1–3)
  • AirPods Pro (Generasi 1 & 2)
  • AirPods Max

Catatan: Fitur Spatial Audio hanya tersedia untuk AirPods Pro dan Max karena membutuhkan sensor gerak khusus.

Kesimpulan: Xiaomi Tantang Tembok Tertutup Apple dan Menang

Dengan HyperOS 3.1, Xiaomi tidak hanya meluncurkan pembaruan sistem mereka mengirim pesan kuat:

“Anda tidak harus memilih antara ekosistem Apple dan nilai Android. Kami bisa memberikan keduanya.”

Langkah ini berpotensi mengganggu dominasi Apple di segmen audio premium, sekaligus memperkuat posisi Xiaomi sebagai merek Android yang paling ramah pengguna lintas-ekosistem.

Bagi pengguna AirPods yang selama ini ragu beralih ke Android, masa percobaan gratis telah tiba. Dan kali ini, pengalaman yang ditawarkan bukan sekadar “cukup baik” tapi nyaris setara dengan iPhone.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget