Harga Redmi Note 15 Pro+ Bocor di India: Penawaran Fantastis!

Harga Redmi Note 15 Pro+ Bocor di India: Penawaran Fantastis!
Sumber :
  • Istimewa

Kulkas Pintar Xiaomi 502L Rilis Global, Tawarkan Fitur Canggih
  • Harga dasar Redmi Note 15 Pro+ untuk varian 8GB/256GB ditetapkan sebesar Rs 38.999.
  • Calon pembeli mendapatkan bonus pra-pemesanan berupa penggantian layar gratis selama satu tahun.
  • Redmi juga memberikan bonus Redmi Watch Move senilai Rs 1.999 dalam paket pembelian.

Revolusi Perawatan: Xiaomi Luncurkan Sisir Pijat Kepala Pintar Mijia

Setelah penantian panjang perilisan global, seri Redmi Note 15 bersiap meluncur di India pada tanggal 29 Januari. Menjelang debut resmi tersebut, kebocoran terbaru telah mengungkapkan detail harga dan penawaran pra-pemesanan yang sangat menggiurkan untuk varian tertinggi: Redmi Note 15 Pro+. Informasi ini, yang datang dari tipster terpercaya, memberikan gambaran jelas mengenai strategi harga premium yang diambil oleh Redmi.

Detail Harga Resmi dan Bonus Pra-Pesan Redmi Note 15 Pro+

Diskon Besar Bikin iPhone Air Ludes Terjual di China

Informasi yang dibagikan oleh Abhishek Yadav melalui platform X mengonfirmasi bahwa Redmi Note 15 Pro+ dibanderol mulai dari Rs 38.999 (sekitar Rp 7,3 juta) untuk konfigurasi dasar 8GB RAM dan 256GB penyimpanan. Harga ini menempatkan perangkat tersebut secara langsung di segmen kelas menengah premium.

Redmi juga menawarkan dua varian memori lebih tinggi. Mereka termasuk model 12GB/256GB dan varian teratas 12GB/512GB. Melihat harga dasar yang sudah mendekati Rs 40.000, kemungkinan besar varian teratas akan melampaui angka tersebut.

Penawaran yang Memicu Pembelian Awal

Untuk memicu penjualan di awal peluncuran, Redmi menyiapkan paket pra-pemesanan yang sangat menarik. Setiap pembeli Redmi Note 15 Pro+ berhak mendapatkan jaminan penggantian layar gratis selama satu tahun. Ini merupakan nilai tambah signifikan bagi konsumen.

Selain itu, Xiaomi menambahkan bonus perangkat wearable gratis. Konsumen juga akan menerima Redmi Watch Move sebagai penawaran pra-pemesanan. Perangkat jam tangan pintar ini sendiri bernilai Rs 1.999 dan menampilkan layar AMOLED berkualitas tinggi.

Spesifikasi Premium yang Membawa Redmi Note 15 Pro+ ke Kelas Atas

Angka harga premium ini tentu diimbangi dengan spesifikasi mumpuni. Redmi merancang Note 15 Pro+ dengan fitur-fitur kelas flagship yang memastikan kinerja dan durabilitas tinggi.

Pertama, layar menjadi daya tarik utama. Perangkat ini menggunakan panel AMOLED melengkung empat sisi (quad-curved) berukuran 6,83 inci. Layar tersebut menawarkan resolusi 1.5K, kecepatan refresh 120Hz, dan sertifikasi HDR 10+ serta Dolby Vision. Perlindungan yang dipakai adalah Gorilla Glass Victus 2, menjamin ketahanan superior.

Performa Cepat dan Kamera Beresolusi Tinggi

Performa dipersenjatai oleh chipset Snapdragon 7s Gen 4 SoC. Chipset modern ini menjamin efisiensi daya dan kemampuan pemrosesan yang cepat. Seluruh sistem ditenagai oleh baterai besar 6500mAh. Pengisian daya juga sangat cepat, didukung teknologi 100W.

Di sektor fotografi, pengguna mendapatkan sensor utama 200MP Samsung HPE. Sensor ini didukung Optical Image Stabilization (OIS) untuk foto tajam dan stabil. Kamera depan juga superior dengan resolusi 32MP.

Secara perangkat lunak, Note 15 Pro+ menjalankan HyperOS 2 berbasis Android 15. Fitur unggulan lainnya meliputi ketahanan air dan debu IP66/IP68/IP69/IP69K serta dual stereo speaker dengan teknologi Dolby Atmos.

Potensi Dampak Peluncuran dan Strategi Harga Xiaomi

Strategi harga Rs 38.999 untuk Redmi Note 15 Pro+ menunjukkan ambisi Xiaomi untuk bersaing di segmen yang didominasi merek lain. Dengan menawarkan spesifikasi premium, seperti sensor 200MP OIS dan rating IP yang komprehensif (termasuk IP69K), Redmi berusaha memposisikan perangkat ini sebagai pilihan terbaik di kelasnya.

Bonus pra-pemesanan yang substansial, terutama penggantian layar gratis satu tahun, sangat efektif. Penawaran ini mengurangi kecemasan konsumen terhadap risiko kerusakan, meningkatkan daya tarik total paket. Peluncuran resmi pada 29 Januari akan menguji seberapa baik pasar India menerima penetapan harga agresif ini.