ROG Xbox Ally X: Spesifikasi Monster dan Eksklusif FSE
- Istimewa
Konektivitas Ultra-Cepat dan Solusi Panas
Sektor Input/Output (I/O) ROG Xbox Ally X telah ditingkatkan secara signifikan, memanjakan pengguna dengan konfigurasi dual port USB-C di bagian atas.
Port pertama mendukung standar USB4. Ini memungkinkan kompatibilitas Thunderbolt 4, menjamin transfer data ultra-cepat hingga 40Gbps. Fitur ini sangat krusial karena mendukung penggunaan GPU eksternal (eGPU). Port kedua adalah USB 3.2 Gen 2 yang berdedikasi untuk pengisian daya dan display out. Konfigurasi ini sangat fleksibel. Pengguna dapat mengisi daya sambil menghubungkan aksesori lain atau monitor eksternal tanpa perlu dongle yang rumit.
Jaringan dan Keamanan Penyimpanan
Untuk konektivitas nirkabel, perangkat ini dilengkapi dengan Wi-Fi 6E. Fitur ini penting untuk unduhan game yang sangat cepat dan latensi rendah saat bermain cloud gaming. Selain itu, ada Bluetooth 5.2 untuk koneksi audio dan kontroler nirkabel yang stabil.
Isu slot microSD yang sempat menghantui ROG Ally generasi pertama dipastikan tidak akan terulang. Slot microSD UHS-II pada unit ini ditempatkan secara strategis. Lokasi barunya jauh dari ventilasi pembuangan panas, memastikan kartu memori Anda aman dari kerusakan termal bahkan saat perangkat bekerja pada mode Turbo.
Keunggulan Eksklusif: Pengalaman Xbox Full Screen (FSE)
Perangkat keras adalah tubuhnya, namun perangkat lunak adalah jiwa yang membedakan ROG Xbox Ally X dari kompetitor. Fitur unggulan utamanya adalah Xbox Full Screen Experience (FSE).
Berbeda dengan Armoury Crate SE yang terasa seperti launcher aplikasi di atas Windows, FSE adalah mode antarmuka yang mendalam. Saat perangkat dinyalakan, pengguna tidak akan disambut desktop Windows biasa. Sebaliknya, FSE menampilkan antarmuka yang dirancang 100% untuk kontroler, menyerupai dashboard konsol Xbox Series X.
Optimalisasi Sumber Daya
Keunggulan FSE tidak hanya terletak pada tampilan visualnya yang ramah kontroler. Mode ini secara cerdas mengelola sumber daya sistem. Laporan teknis menunjukkan bahwa saat FSE aktif, penggunaan RAM sistem berkurang sekitar 9% dibandingkan mode desktop Windows biasa. Ini berarti lebih banyak memori tersedia untuk game, mengurangi risiko stuttering atau lag yang mengganggu. Selain itu, integrasi dengan Xbox Game Pass sangat mulus, memungkinkan sinkronisasi save data (Play Anywhere) antara konsol rumahan dan handheld gaming PC ini tanpa friksi.