ViewSonic Rilis ViewBoard Android 16, Standar Baru Panel Pendidikan 4K
- Istimewa
- ViewSonic meluncurkan Panel Datar Interaktif (IFP) pertama di dunia yang menjalankan Android 16.
- Kedua seri, IFP35-1 dan IFP41-1, telah tersertifikasi EDLA dan mendukung hingga 64 titik sentuh secara simultan.
- Display ini dilengkapi sensor gerak PIR dan cahaya sekitar untuk efisiensi energi di lingkungan kelas.
- Model premium IFP41-1 menyertakan delapan mikrofon internal dan subwoofer 15W untuk kolaborasi berbasis diskusi.
ViewSonic, pemimpin teknologi visual global, baru saja mengguncang panggung Bett 2026. Mereka meluncurkan dua seri panel datar interaktif terbaru, ViewBoard IFP35-1 dan IFP41-1. Produk revolusioner ini diklaim sebagai Panel Datar Interaktif (IFP) pertama di dunia yang ditenagai oleh sistem operasi Android 16. Seri ViewSonic ViewBoard Android 16 ini secara spesifik menargetkan lingkungan belajar K-12 hingga pendidikan tinggi, menjanjikan respons cepat, keandalan harian, dan integrasi perangkat lunak yang lebih ketat.
Spesifikasi Teknis dan Sertifikasi Android 16
ViewSonic memastikan bahwa inovasi ini memenuhi standar pendidikan global. Kedua seri ViewBoard baru ini telah mendapatkan sertifikasi EDLA (Enterprise Device Licensing Agreement). Dengan sertifikasi tersebut, pengguna dapat mengakses penuh ekosistem Google, termasuk aplikasi Google Play.
Di bawah kap mesin, display ini ditenagai prosesor delapan inti. Mereka didukung oleh RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB. Tentu saja, display ini juga berfungsi sebagai monitor standar. Pengguna dapat menghubungkannya dengan PC, konsol game, pemutar Blu-ray, atau sumber media lainnya.
Resolusi dan Ukuran Layar yang Fleksibel
ViewSonic menawarkan ukuran layar yang sangat beragam. Ukuran display berkisar antara 55 inci hingga 98 inci. Semua ukuran tersebut menghadirkan resolusi 4K (3.840 x 2.160 piksel). Selain itu, display ini memiliki rasio kontras 5000:1, waktu respons 6,5 ms, dan kecerahan 300 nits.
Kolaborasi Cerdas dan Fitur Hemat Energi
Fitur sentuhan menjadi sorotan utama dalam seri ViewBoard terbaru ini. Saat menggunakan Android 16 atau terhubung ke PC Windows, display ini mendukung hingga 64 titik sentuh simultan. Fitur ini memungkinkan kolaborasi intensif antara banyak siswa sekaligus.
Pengalaman Sentuh Superior dan Efisiensi Energi
Panel ini juga mengintegrasikan fitur penolakan telapak tangan (palm rejection). Fitur ini menjamin akurasi yang lebih tinggi saat menulis atau membuat anotasi. ViewSonic turut menyematkan sensor canggih untuk menghemat daya. Sensor cahaya sekitar secara otomatis menyesuaikan kecerahan layar. Sementara itu, sensor gerak PIR akan menyalakan display saat kelas digunakan dan mematikannya ketika ruangan kosong.
ViewBoard IFP35-1 vs IFP41-1: Perbedaan Utama
ViewSonic membedakan kedua seri ini berdasarkan kebutuhan interaksi di kelas. IFP35-1 menjadi model standar yang dilengkapi speaker ganda 20W.
Sebaliknya, ViewBoard IFP41-1 dirancang khusus untuk pembelajaran berbasis diskusi. Model ini menambahkan subwoofer 15W. Selain itu, IFP41-1 memiliki delapan mikrofon internal. Mikrofon ini menangkap audio dan suara dengan lebih jernih. Model premium ini juga mendukung fitur anotasi Write Away instan. Fitur tersebut memfasilitasi kolaborasi real-time selama sesi pelajaran berlangsung.
Integrasi Ekosistem ViewSonic
Inovasi perangkat keras ini berjalan beriringan dengan ekosistem perangkat lunak ViewSonic. Kedua seri ini mencakup perangkat lunak whiteboarding digital myViewBoard. Perangkat lunak ini mendukung pembelajaran kolaboratif, partisipasi real-time, dan berbagai alat aksesibilitas.
Di ajang Bett 2026, ViewSonic juga mendemonstrasikan ekosistem pendidikan yang lebih luas. Mereka mengombinasikan myViewBoard dengan AirSync. AirSync berfungsi untuk proyeksi nirkabel. Sementara itu, Manager digunakan untuk manajemen IT terpusat.
Proyeksi Ketersediaan dan Dampak Inovasi
Saat ini, ViewSonic belum mengumumkan harga resmi untuk kedua seri ViewSonic ViewBoard Android 16 ini. Namun demikian, ketersediaan global telah direncanakan dengan pasti.
Perusahaan menjadwalkan peluncuran secara penuh pada paruh kedua tahun 2026. Inovasi ini menetapkan tolok ukur baru. Pengenalan IFP bertenaga Android 16 dan sertifikasi EDLA menjanjikan pengalaman belajar yang jauh lebih interaktif, aman, dan efisien bagi institusi pendidikan di seluruh dunia.