BukuWarung Catat 60 Juta Transaksi, Perkuat Ekosistem UMKM

BukuWarung Catat 60 Juta Transaksi, Perkuat Ekosistem UMKM
Sumber :
  • Istimewa

Biaya Admin E-commerce Mencekik: Kenapa Seller Merugi?
  • BukuWarung mencatatkan lebih dari 60 juta transaksi sepanjang tahun 2025.
  • Perusahaan melayani 250.000 pedagang (merchants) aktif di seluruh Indonesia.
  • Mereka meluncurkan BukuPay, fitur QRIS on soundbox, untuk mempermudah verifikasi pembayaran.
  • Akses modal usaha melalui Buku Modal meningkatkan pendapatan mitra UMKM hingga 50%.

Ekonom Desak Tagging Barang Impor Kunci Pengendalian E-commerce

JAKARTA – Perusahaan rintisan yang fokus pada layanan keuangan digital, BukuWarung, berhasil mencatatkan pencapaian signifikan. Sepanjang tahun 2025, perusahaan membukukan volume transaksi melampaui 60 juta di Indonesia. Pencapaian luar biasa ini menegaskan komitmen BukuWarung UMKM dalam memperkuat fondasi ekosistem digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur BukuWarung, Romy Williams, menekankan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh ketersediaan solusi keuangan yang lengkap. “Kami terus berfokus menyediakan solusi keuangan terintegrasi, mulai dari pembayaran digital, agen pembayaran, hingga dukungan modal usaha,” jelas Romy pada acara GALA AKBAR BUKUAGEN 2026 di Jakarta, Senin (26/1/2026). Romy menambahkan, fokus utama mereka adalah memberikan dampak nyata bagi agen dan pelaku UMKM di seluruh nusantara.

Biaya Admin E-commerce Melonjak, Margin UMKM Terancam 20%

Strategi Penguatan Merchant Aktif dan Inovasi Baru

BukuWarung menggunakan volume transaksi pada tingkat merchant sebagai metrik utama keberhasilan. Saat ini, aplikasi tersebut sudah digunakan oleh lebih dari 8 juta pengguna secara total di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, perusahaan mengidentifikasi sebanyak 250.000 pedagang atau merchants berstatus sebagai pengguna aktif.

Untuk memperkuat layanan inti, BukuWarung meluncurkan inovasi terbaru sebagai bagian dari strategi ekspansi 2026.

Soft Launching Fitur BukuPay: QRIS on Soundbox

Perusahaan secara resmi memperkenalkan produk bernama BukuPay. Fitur BukuPay berupa teknologi QRIS on box atau soundbox. Fitur ini mempermudah verifikasi pembayaran digital yang masuk. Teknologi soundbox akan mengeluarkan notifikasi suara ketika transaksi berhasil diselesaikan. Fitur ini sangat cocok bagi pebisnis dengan mobilitas tinggi, misalnya pengelola kantin, yang perlu layanan pelanggan tanpa harus selalu mengecek notifikasi ponsel.

Akses Pembiayaan dan Dampak Nyata pada Kinerja UMKM

Selain sistem pembayaran, BukuWarung mengoperasikan layanan Buku Modal. Layanan ini secara spesifik berfokus pada pendistribusian modal usaha bagi UMKM yang kesulitan mengakses pembiayaan konvensional.

Hingga akhir tahun 2025, perusahaan telah menyalurkan dana pinjaman hingga ratusan miliar rupiah. Akses terhadap pembiayaan ini terbukti memberikan dampak positif bagi mitra. Riset internal menunjukkan peningkatan pendapatan pelaku UMKM tercatat hingga 50% setelah mendapatkan akses modal melalui platform Buku Modal.

Salah satu mitra BukuWarung, Brojo, mencatatkan capaian transaksi tertinggi secara nasional, melampaui 100.000 transaksi per tahun. Dia menceritakan bahwa aplikasi digital telah membantu masyarakat di daerahnya. Mereka kini dapat bertransaksi layaknya bank konvensional, seperti menarik uang tunai atau transfer, terutama karena jarak bank fisik yang jauh dari tempat tinggalnya.

Fokus Domestik: Mengapa Potensi Pasar UMKM Indonesia Masih Besar?

Terkait arah kebijakan pasar ke depan, BukuWarung UMKM mengambil sikap tegas. Perusahaan menyatakan tetap fokus pada penguatan pasar domestik dan tidak berencana melakukan ekspansi global dalam waktu dekat. Perusahaan menilai potensi pasar UMKM di dalam negeri masih jauh lebih besar dan belum tergarap maksimal.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mendukung pandangan ini. UMKM menyumbang kontribusi sebesar 61,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional. Selain itu, sektor ini menyerap 97% dari total tenaga kerja di Indonesia. Angka ini menunjukkan betapa pentingnya peran sektor UMKM sebagai pilar ekonomi bangsa. Oleh karena itu, BukuWarung memandang penguatan layanan keuangan digital di segmen ini menjadi prioritas utama.