BukuWarung Cetak 60 Juta Transaksi, Akselerasi Digitalisasi UMKM
- Istimewa
Akselerasi Bisnis: Peran Buku Modal dalam Pembiayaan
Selain sistem pembayaran, BukuWarung juga memegang peran penting dalam pembiayaan UMKM melalui layanan Buku Modal. Layanan ini fokus pada pendistribusian modal usaha.
Hingga akhir 2025, BukuWarung telah menyalurkan dana pinjaman hingga ratusan miliar rupiah. Dana tersebut dialokasikan kepada pelaku usaha yang memerlukan akses pembiayaan cepat dan mudah.
Akses terhadap pembiayaan ini memberikan dampak signifikan terhadap performa bisnis mitra. Berdasarkan riset internal perusahaan, pendapatan pelaku UMKM tercatat meningkat hingga 50% setelah mereka mendapatkan akses modal melalui platform Buku Modal.
Penguatan Pasar Domestik dan Potensi PDB
Terkait arah kebijakan pasar ke depan, BukuWarung menegaskan komitmen mereka. Perusahaan tetap fokus pada penguatan pasar domestik dan belum berencana melakukan ekspansi ke pasar global.
BukuWarung menilai potensi pasar UMKM dalam negeri masih sangat besar dan belum tergarap sepenuhnya. Mereka melihat data Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai penguat strategi ini.
Menurut data BPS, UMKM berkontribusi terhadap 61,9% Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional. Sektor ini juga menyerap 97% dari total tenaga kerja di Indonesia.
Memahami Dampak Nyata Digitalisasi bagi Mitra
Digitalisasi yang dibawa oleh BukuWarung terbukti mampu menjangkau area yang sulit diakses bank konvensional. Aplikasi digital membantu masyarakat di daerah terpencil untuk bertransaksi, seperti menarik uang tunai atau melakukan transfer.
Dalam rangkaian acara komunitas, BukuWarung memberikan apresiasi kepada salah satu agen, Brojo. Brojo mencatatkan capaian transaksi tertinggi secara nasional, yakni lebih dari 100.000 transaksi per tahun.
Kelengkapan produk, mulai dari agen pembayaran hingga harga alat yang kompetitif, menjadi alasan utama Brojo memilih platform ini. Saat ini, fitur pembayaran digital, terutama QRIS, tetap menjadi layanan yang paling diminati oleh pengguna transaksi digital UMKM.