Tokopedia TikTok Shop Blokir 250.000 Akun, Rilis Fitur Baru
- Istimewa
- Platform menolak lebih dari 250.000 pengajuan akun penjual yang tidak patuh (periode Januari hingga Juni 2025).
- Platform meningkatkan peninjauan produk hingga 506,8% dibandingkan periode sebelumnya.
- Fitur "Kapasitas Penanganan Pesanan" diluncurkan untuk mitigasi risiko keterlambatan pengiriman saat lonjakan trafik Ramadhan.
- Fitur 'Live Giveaway' resmi dirilis untuk mencegah praktik undian ilegal dan menyalahi regulasi perjudian.
JAKARTA – Tokopedia dan TikTok Shop kembali memperkuat komitmen mereka dalam menjaga ekosistem digital yang aman dan patuh. Platform e-commerce gabungan ini secara aktif melakukan kurasi ketat terhadap produk dan akun penjual yang beroperasi. Langkah ini penting untuk menjamin keamanan Tokopedia TikTok Shop bagi jutaan konsumen di Indonesia.
Stephanie Susilo, Executive Director Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, memaparkan bukti nyata komitmen tersebut. Perusahaan menemukan ratusan ribu produk dan akun yang tidak sesuai standar yang ditetapkan.
Audit Kepatuhan Skala Besar: 250.000 Akun Ditolak
Platform e-commerce menunjukkan langkah tegas dalam menegakkan kepatuhan. Sepanjang periode Januari hingga Juni 2025, Tokopedia dan TikTok Shop telah menolak lebih dari 250.000 pengajuan akun penjual. Akun-akun ini gagal memenuhi standar kepatuhan yang dipersyaratkan platform.
Stephanie menambahkan, platform turut mengintensifkan peninjauan produk sebelum tayang. Peningkatan peninjauan ini mencapai rata-rata 506,8% dibandingkan enam bulan sebelumnya. Total, perusahaan telah meninjau belasan juta produk demi menjaga kualitas ekosistem.
Inovasi Jelang Ramadhan: Fitur Baru untuk Mitigasi Risiko
Selain pengetatan kurasi, Tokopedia dan TikTok Shop mendorong kenyamanan bagi mitra penjual melalui serangkaian fitur baru. Fitur-fitur ini bertujuan mendukung kesiapan operasional penjual menjelang momentum Ramadhan 2026.
Inggrit Longdong, Country Head of Governance and Experience, Tokopedia & TikTok Shop, menjelaskan inovasi ini. Salah satu fitur kunci yang mereka luncurkan adalah 'Kapasitas Penanganan Pesanan'.
Fitur Kapasitas Pesanan Cegah Keterlambatan Pengiriman
Fitur 'Kapasitas Penanganan Pesanan' dirancang khusus untuk membantu penjual mengelola lonjakan trafik pesanan. Fitur ini menjawab kekhawatiran utama penjual terkait risiko keterlambatan pengiriman saat permintaan membludak.
Penjual kini dapat menentukan batas maksimal kapasitas pesanan harian melalui Seller Center. Jika batas tersebut tercapai, penjual otomatis menerima perpanjangan batas waktu pengiriman selama satu hari.