Samsung Exynos 2700 Terdeteksi, Pakai CPU 10 Core dan GPU Xclipse 970
- samsung
Samsung tampaknya tidak membuang waktu dalam mengembangkan generasi prosesor berikutnya. Baru sekitar sebulan setelah peluncuran Exynos 2600, kini prosesor anyar yang diduga kuat sebagai Exynos 2700 mulai terendus keberadaannya. Chip ini muncul dalam daftar awal Geekbench dan langsung menarik perhatian karena membawa perubahan arsitektur yang cukup signifikan dibanding pendahulunya.
Kemunculan Exynos 2700 ini menjadi sinyal bahwa Samsung tengah melakukan uji internal serius sebelum resmi memperkenalkannya ke publik. Terlebih lagi, bocoran spesifikasi awal menunjukkan pendekatan desain yang berbeda, baik dari sisi CPU maupun GPU, yang bisa berdampak besar pada performa dan efisiensi daya di masa depan.
Berdasarkan data Geekbench, Exynos 2700 mengusung konfigurasi CPU empat kluster dengan total 10 inti. Susunan ini terdiri dari satu inti berkecepatan 2,30 GHz, empat inti di 2,40 GHz, satu inti di 2,78 GHz, serta empat inti lainnya yang berjalan hingga 2,88 GHz. Dengan demikian, Samsung tampak bereksperimen dengan pembagian beban kerja yang lebih fleksibel melalui pendekatan multi-kluster.
Sebagai perbandingan, Exynos 2600 sebelumnya masih mengandalkan desain tiga kluster. Prosesor tersebut memiliki satu inti utama berkecepatan tinggi di 3,8 GHz, tiga inti performa di 3,26 GHz, dan enam inti efisiensi pada 2,76 GHz. Oleh karena itu, perubahan ke desain empat kluster pada Exynos 2700 bisa diartikan sebagai upaya Samsung untuk mencari keseimbangan baru antara performa puncak dan konsumsi daya.
Informasi mengenai identitas chip ini pertama kali diungkap oleh tipster teknologi Abhishek Yadav. Ia menyebut bahwa perangkat uji yang terdeteksi di Geekbench menggunakan Android 16, dipasangkan dengan RAM sebesar 12GB, serta dibekali GPU terbaru bernama Xclipse 970. GPU ini menggantikan Xclipse 960 yang sebelumnya digunakan pada Exynos 2600.
Menariknya, jika dilihat sekilas di atas kertas, GPU Xclipse 970 justru terlihat memiliki spesifikasi yang lebih rendah dibanding pendahulunya. GPU ini hanya memiliki empat unit komputasi dengan frekuensi maksimum 555 MHz dan memori perangkat sebesar 1GB. Sementara itu, Xclipse 960 memiliki delapan unit komputasi, kecepatan hingga 980 MHz, serta memori perangkat mencapai 4GB.
Perbedaan spesifikasi tersebut tercermin pada skor benchmark OpenCL. Exynos 2700 mencatatkan skor sekitar 15.618 poin, jauh di bawah Exynos 2600 yang mampu meraih angka sekitar 25.791 poin. Meski begitu, hasil ini belum tentu mencerminkan performa akhir yang akan diterima konsumen.