Samsung Exynos 2700 Terdeteksi, Pakai CPU 10 Core dan GPU Xclipse 970

Prosesor Samsung Exynos 2700 Terdeteksi,
Sumber :
  • samsung

Samsung tampaknya tidak membuang waktu dalam mengembangkan generasi prosesor berikutnya. Baru sekitar sebulan setelah peluncuran Exynos 2600, kini prosesor anyar yang diduga kuat sebagai Exynos 2700 mulai terendus keberadaannya. Chip ini muncul dalam daftar awal Geekbench dan langsung menarik perhatian karena membawa perubahan arsitektur yang cukup signifikan dibanding pendahulunya.

Galaxy S26 Bawa 'Privacy Display', Revolusi Layar Anti Intip

Kemunculan Exynos 2700 ini menjadi sinyal bahwa Samsung tengah melakukan uji internal serius sebelum resmi memperkenalkannya ke publik. Terlebih lagi, bocoran spesifikasi awal menunjukkan pendekatan desain yang berbeda, baik dari sisi CPU maupun GPU, yang bisa berdampak besar pada performa dan efisiensi daya di masa depan.

Berdasarkan data Geekbench, Exynos 2700 mengusung konfigurasi CPU empat kluster dengan total 10 inti. Susunan ini terdiri dari satu inti berkecepatan 2,30 GHz, empat inti di 2,40 GHz, satu inti di 2,78 GHz, serta empat inti lainnya yang berjalan hingga 2,88 GHz. Dengan demikian, Samsung tampak bereksperimen dengan pembagian beban kerja yang lebih fleksibel melalui pendekatan multi-kluster.

Kebenaran Manufaktur Snapdragon 8 Elite Gen 6: TSMC atau Samsung?

Sebagai perbandingan, Exynos 2600 sebelumnya masih mengandalkan desain tiga kluster. Prosesor tersebut memiliki satu inti utama berkecepatan tinggi di 3,8 GHz, tiga inti performa di 3,26 GHz, dan enam inti efisiensi pada 2,76 GHz. Oleh karena itu, perubahan ke desain empat kluster pada Exynos 2700 bisa diartikan sebagai upaya Samsung untuk mencari keseimbangan baru antara performa puncak dan konsumsi daya.

Informasi mengenai identitas chip ini pertama kali diungkap oleh tipster teknologi Abhishek Yadav. Ia menyebut bahwa perangkat uji yang terdeteksi di Geekbench menggunakan Android 16, dipasangkan dengan RAM sebesar 12GB, serta dibekali GPU terbaru bernama Xclipse 970. GPU ini menggantikan Xclipse 960 yang sebelumnya digunakan pada Exynos 2600.

Bocoran OnePlus 16: Layar 240Hz, Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro, Kamera 200MP

Menariknya, jika dilihat sekilas di atas kertas, GPU Xclipse 970 justru terlihat memiliki spesifikasi yang lebih rendah dibanding pendahulunya. GPU ini hanya memiliki empat unit komputasi dengan frekuensi maksimum 555 MHz dan memori perangkat sebesar 1GB. Sementara itu, Xclipse 960 memiliki delapan unit komputasi, kecepatan hingga 980 MHz, serta memori perangkat mencapai 4GB.

Perbedaan spesifikasi tersebut tercermin pada skor benchmark OpenCL. Exynos 2700 mencatatkan skor sekitar 15.618 poin, jauh di bawah Exynos 2600 yang mampu meraih angka sekitar 25.791 poin. Meski begitu, hasil ini belum tentu mencerminkan performa akhir yang akan diterima konsumen.

Pasalnya, skor Geekbench tersebut diduga berasal dari Engineering Reference Device atau RED. Perangkat ini memang digunakan Samsung untuk pengujian tahap awal dan biasanya berjalan pada kecepatan clock yang lebih rendah, dengan dukungan perangkat lunak yang belum sepenuhnya matang. Oleh sebab itu, performa versi ritel nantinya hampir bisa dipastikan akan lebih tinggi dibandingkan hasil bocoran saat ini.

Sebagai informasi, Samsung meluncurkan Exynos 2600 pada Desember 2024 dan menggunakannya pada seri Galaxy S26 di beberapa pasar tertentu. Sementara itu, Exynos 2700 diperkirakan akan menjadi dapur pacu untuk model flagship Samsung di masa mendatang, meski hingga kini perusahaan belum mengonfirmasi perangkat apa yang akan menggunakannya.

Peralihan ke desain 10 inti dengan empat kluster juga memperkuat dugaan bahwa Samsung masih aktif mengeksplorasi tata letak prosesor paling optimal. Langkah ini dinilai penting, mengingat persaingan chipset flagship semakin ketat, baik dari Qualcomm, MediaTek, maupun Apple.

Laporan sebelumnya bahkan menyebut bahwa Exynos 2700 akan menjadi chip flagship utama Samsung untuk tahun 2027. Prosesor ini dikabarkan memiliki nama kode Ulysses dan kemungkinan besar akan dipersiapkan untuk seri Galaxy S27. Jika bocoran ini akurat, maka Exynos 2700 akan menjadi tonggak penting dalam roadmap chipset Samsung.

Lebih lanjut, Exynos 2700 dirumorkan akan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2nm SF2P generasi kedua dari Samsung Foundry. Teknologi ini mengadopsi arsitektur Gate-All-Around yang diklaim mampu meningkatkan performa sekaligus efisiensi daya secara signifikan. Selain itu, chip ini juga disebut-sebut akan menggunakan inti CPU ARM C2 generasi terbaru, sistem pendinginan dengan kemasan termal canggih, serta GPU Xclipse berbasis AMD yang telah diperbarui.

Tak hanya itu, dukungan memori LPDDR6 dan penyimpanan UFS 5.0 juga dirumorkan akan hadir, sehingga Exynos 2700 berpotensi menjadi salah satu prosesor mobile paling mutakhir di kelasnya. Meski masih sebatas bocoran, informasi ini cukup untuk membangun ekspektasi tinggi terhadap langkah Samsung selanjutnya di pasar chipset global.