Enkripsi WhatsApp Palsu? Pengguna dari 3 Negara Gugat Meta ke Pengadilan

Enkripsi WhatsApp Palsu? Pengguna dari 3 Negara Gugat Meta ke Pengadilan
Sumber :
  • Whatsapp

Pernyataan ini kontroversial karena:

WhatsApp Rilis "Pengaturan Akun Ketat," Lindungi Jurnalis dari Serangan
  • X Chat (fitur obrolan di platform X) tidak menggunakan enkripsi end-to-end untuk semua percakapan.
  • Musk sendiri belum menjelaskan standar keamanan X Chat secara transparan.

Respons Cathcart pun menusuk:
“Jika Anda peduli pada privasi, gunakan layanan yang benar-benar terenkripsi bukan platform yang mengklaim aman tanpa bukti teknis.”

Sering Dapat Iklan di WhatsApp? Lakukan 7 Langkah Ini Sekarang

Apa yang Dipertaruhkan dalam Gugatan Ini?

Gugatan ini bukan hanya soal teknologi tapi juga kepercayaan publik. Lebih dari 2 miliar pengguna di seluruh dunia mengandalkan WhatsApp untuk komunikasi pribadi, bisnis, bahkan aktivisme politik.

Meta Uji Coba Langganan Berbayar WhatsApp untuk Hapus Iklan

Jika terbukti benar, maka:

  • Reputasi WhatsApp sebagai platform aman akan runtuh.
  • Regulator global bisa memaksa Meta membuka arsitektur keamanannya.
  • Pengguna mungkin beralih ke alternatif seperti Signal atau Telegram (dengan Secret Chat).

Namun, jika gugatan ini ditolak seperti yang diyakini Meta maka ini akan menjadi peringatan bagi siapa pun yang ingin menyerang reputasi platform besar tanpa bukti kuat.

Apa yang Harus Dilakukan Pengguna WhatsApp?

Meski gugatan ini masih dalam proses hukum, pengguna tetap bisa mengambil langkah proaktif:

  • Verifikasi keamanan chat: Buka profil kontak > “Enkripsi” > pindai kode QR atau bandingkan nomor 60 digit.
  • Aktifkan verifikasi dua langkah: Di Pengaturan > Akun > Verifikasi dua langkah.
  • Hindari klik tautan mencurigakan: Banyak serangan terjadi via phishing, bukan celah enkripsi.

Pertimbangkan alternatif: Jika privasi ekstrem jadi prioritas, Signal tetap menjadi pilihan paling transparan dan open-source.

Kesimpulan: Antara Tuduhan Sensasional dan Realitas Teknis

Gugatan terhadap Meta memang menggugah kekhawatiran sah tentang potensi penyalahgunaan akses internal di perusahaan teknologi raksasa. Namun, tanpa bukti teknis yang solid, klaim bahwa WhatsApp “bisa mengintip chat” tetap bersifat spekulatif.

Fakta tetap: protokol enkripsi WhatsApp (berbasis Signal) diakui secara luas oleh ahli keamanan sebagai salah satu yang paling kuat di industri. Dan selama kunci enkripsi tetap di perangkat pengguna bukan di server maka Meta secara teknis tidak bisa membaca pesan Anda.

Yang perlu diwaspadai bukanlah Meta, tapi serangan dari luar seperti spyware, phishing, atau pembajakan akun via SIM swap.

Halaman Selanjutnya
img_title