Enkripsi WhatsApp Palsu? Pengguna dari 3 Negara Gugat Meta ke Pengadilan

Enkripsi WhatsApp Palsu? Pengguna dari 3 Negara Gugat Meta ke Pengadilan
Sumber :
  • Whatsapp

Andy Stone (Juru Bicara WhatsApp):
“Setiap klaim bahwa pesan WhatsApp tidak dienkripsi adalah sepenuhnya tidak masuk akal. WhatsApp telah menggunakan enkripsi end-to-end berbasis protokol Signal selama satu dekade.”

OpenAI Resmi Bawa Iklan ke ChatGPT-Ini Cara Kerjanya!

Will Cathcart (Head of WhatsApp):
Dalam balasannya di X (sebelumnya Twitter) terhadap cuitan Elon Musk yang menyebut “WhatsApp tidak aman”, Cathcart menulis:
“Ini teramat sangat salah. WhatsApp tidak bisa membaca pesan Anda karena kunci enkripsi disimpan di ponsel Anda, dan kami tidak memiliki akses untuk membukanya.”

Cathcart bahkan menyerang kredibilitas pengacara penggugat, dengan menyebut:
“Gugatan ini diajukan oleh firma hukum yang sama yang pernah membela NSO Group pembuat spyware Pegasus yang digunakan untuk memata-matai jurnalis dan pejabat pemerintah.”

Kunci Sukses: 2 Cara Cepat Menulis Bahasa Arab di WhatsApp

Latar Belakang: Perang Meta vs NSO Group

Tudingan Cathcart bukan asal bicara. Pada 2019, WhatsApp menemukan bahwa spyware Pegasus dari NSO Group mengeksploitasi kerentanan di fitur panggilan video untuk menginfeksi ponsel target.

Meta Blokir 550 Ribu Akun Anak di Australia: Regulasi Usia Mendesak

Meta kemudian menggugat NSO Group, dan pada November 2025, pengadilan federal AS mengabulkan gugatan tersebut, memutuskan bahwa NSO melanggar undang-undang keamanan komputer AS.

Fakta ini penting karena salah satu firma hukum penggugat dalam kasus ini Keller Postman memang pernah mewakili NSO. Meta menggunakan ini untuk mempertanyakan motif di balik gugatan baru.

Bagaimana Enkripsi End-to-End WhatsApp Sebenarnya Bekerja?

Untuk memahami kontroversi ini, penting mengetahui prinsip dasar enkripsi WhatsApp:

  • Setiap chat dienkripsi di perangkat pengirim menggunakan kunci unik.
  • Hanya perangkat penerima yang memiliki kunci dekripsi yang sesuai.
  • Server WhatsApp hanya meneruskan data terenkripsi, tanpa bisa membacanya.
  • Kunci enkripsi tidak pernah meninggalkan perangkat pengguna.

Secara teknis, ini berarti bahkan Meta tidak bisa membaca isi pesan kecuali jika ada backdoor (pintu belakang) tersembunyi atau mekanisme akses khusus.

Namun, gugatan ini tidak menyertakan bukti teknis konkret seperti log sistem, kode sumber, atau rekaman akses internal. Ini menjadi titik lemah utama dalam argumen penggugat.

Elon Musk Ikut Campur: “Pakai X Chat!”

Perdebatan ini semakin panas setelah Elon Musk mengutip laporan Bloomberg dan menulis:
“WhatsApp enggak aman. Bahkan Signal sekalipun dipertanyakan. Pakai X Chat.”

Halaman Selanjutnya
img_title