Trik Agar Upgrade HyperOS 3.0 Tidak Gagal, Aman dan Lancar

Waspada HyperOS 3: Kenapa HP Xiaomi 'Brick' & Cara Perbaikinya
Sumber :
  • Istimewa

Pembaruan sistem operasi selalu menjadi momen yang dinanti oleh pengguna smartphone Xiaomi, Redmi, dan POCO. Salah satu yang paling banyak dibicarakan saat ini adalah kehadiran HyperOS 3.0. Update besar ini diklaim membawa peningkatan performa, stabilitas sistem, hingga efisiensi daya yang lebih baik. Namun demikian, proses upgrade tidak selalu berjalan mulus jika dilakukan tanpa persiapan matang. Oleh karena itu, ada beberapa trik penting yang perlu diperhatikan agar upgrade HyperOS 3.0 tidak gagal dan terhindar dari berbagai masalah teknis.

Revolusi Pembayaran Parkir: Kacamata Pintar Xiaomi x Alipay

Pertama, pastikan perangkat yang digunakan memang sudah resmi mendapatkan update HyperOS 3.0. Hal ini menjadi langkah awal yang sangat krusial. Pasalnya, masih banyak pengguna yang tergoda untuk memasang update dari sumber tidak resmi. Padahal, cara tersebut berisiko tinggi menyebabkan bootloop, error sistem, bahkan kerusakan software permanen. Untuk memastikannya, pengguna bisa langsung masuk ke menu Pengaturan, lalu memilih Tentang Ponsel dan membuka Update Sistem. Jika notifikasi OTA resmi sudah tersedia, berarti perangkat aman untuk diperbarui.

Selanjutnya, faktor koneksi internet juga tidak boleh diabaikan. Ukuran file update HyperOS 3.0 tergolong besar, sehingga membutuhkan jaringan yang stabil. Oleh sebab itu, sebaiknya gunakan WiFi dengan kecepatan baik dan hindari memakai data seluler yang tidak konsisten. Selain itu, jangan berpindah jaringan saat proses unduhan berlangsung karena koneksi yang terputus di tengah jalan sering menjadi penyebab utama gagalnya update.

Xiaomi Rilis Update HyperOS 3: Perbaikan Stabilitas & Bug Krusial

Di samping koneksi internet, kondisi baterai juga perlu mendapat perhatian khusus. Meski ponsel masih menyala, baterai yang terlalu rendah sangat berisiko saat proses instalasi sistem. Idealnya, baterai berada di kisaran 60 hingga 80 persen sebelum update dimulai. Bahkan, akan lebih aman jika ponsel tetap terhubung ke charger. Jika perangkat mati mendadak saat instalasi berlangsung, sistem bisa rusak dan memerlukan proses flashing ulang.

Selain itu, ruang penyimpanan internal harus dipastikan cukup. HyperOS 3.0 membutuhkan ruang ekstra, bukan hanya untuk menyimpan file update, tetapi juga untuk proses ekstraksi dan pemasangan sistem. Agar aman, sisakan minimal 8 sampai 10 GB memori kosong. Pengguna bisa menghapus cache, file berukuran besar, atau aplikasi yang sudah jarang digunakan. Perlu diketahui, memori penuh sering kali membuat proses update terhenti di tengah jalan.

Halaman Selanjutnya
img_title
Xiaomi Smart Outdoor Camera 4 4G Hadir: Koneksi Mandiri & Dual Kamera