HP ODM: Rahasia di Balik Smartphone yang Anda Pakai Setiap Hari!

HP ODM: Rahasia di Balik Smartphone yang Anda Pakai Setiap Hari!
Sumber :
  • Samsung

Tanpa kontrol kualitas ketat dari perusahaan pembeli, konsumen bisa mendapat "lottery" saat membeli HP ODM.
3. Keterbatasan Dukungan Purna Jual
Ketika terjadi kerusakan hardware, perusahaan pembeli sering kali tidak memiliki akses ke dokumentasi teknis lengkap dari ODM. Akibatnya:

Bocoran Xiaomi 17 Air: 200MP + Tebal 5,5mm, Sayangnya Tak Jadi Rilis
  • Teknisi kesulitan mencari suku cadang spesifik
  • Perbaikan memakan waktu lebih lama
  • Beberapa kerusakan dianggap "tidak bisa diperbaiki" karena keterbatasan pengetahuan

4. Risiko Keamanan Data
Beberapa ODM terutama yang kurang ternama diketahui menyisipkan aplikasi bawaan (bloatware) dengan izin akses berlebihan. Aplikasi ini bisa mengumpulkan data pengguna tanpa transparansi. Meski perusahaan pembeli bisa meminta penghapusan, tidak semua ODM patuh 100%.

ASUS Tak Rilis HP Baru di 2026! Apa Artinya bagi Pengguna Zenfone & ROG?

Kelebihan HP ODM: Mengapa Strategi Ini Tetap Bertahan?

Di balik kekurangannya, ODM menawarkan keunggulan yang tak terbantahkan terutama bagi pasar berkembang dan konsumen berpendapatan menengah ke bawah.
1. Harga Lebih Terjangkau
Tanpa beban R&D besar, HP ODM bisa dijual 20–40% lebih murah dibanding smartphone dengan spesifikasi serupa yang dikembangkan secara mandiri. Contoh: smartphone dengan chipset Snapdragon 680, RAM 6GB, dan layar 90Hz bisa dijual seharga Rp2,5 juta sesuatu yang mustahil jika dikembangkan dari nol oleh merek kecil.

Apple Siap Bayar Mahal untuk RAM iPhone 17 Pro, Ini Alasan di Baliknya

2. Akses ke Teknologi Terkini
ODM besar seperti Huaqin dan Wingtech memiliki kemitraan langsung dengan pemasok chipset global (Qualcomm, MediaTek, Unisoc). Ini memungkinkan merek kecil mengadopsi teknologi terbaru seperti kamera 108MP atau fast charging 33W tanpa harus bernegosiasi langsung dengan raksasa teknologi.

3. Stabilitas Pasokan
Di tengah krisis chip global 2020–2022, merek yang bergantung pada ODM justru lebih tangguh. ODM memiliki alokasi chip yang lebih besar karena memesan dalam volume masif untuk banyak klien sehingga pasokan tetap stabil meski merek OEM kesulitan.

4. Pintu Masuk bagi Merek Lokal
Bagi negara berkembang seperti Indonesia, ODM menjadi jembatan bagi merek lokal untuk bersaing di pasar domestik. Tanpa ODM, mustahil bagi merek seperti Advan atau Evercoss untuk hadir dengan harga kompetitif melawan Xiaomi atau Samsung.

Fakta Mengejutkan: Merek Besar Mana Saja yang Menggunakan HP ODM?

Banyak konsumen berasumsi hanya merek kecil yang menggunakan ODM. Fakta di lapangan justru sebaliknya raksasa teknologi global pun mengandalkan ODM untuk segmen tertentu.
Data Penggunaan ODM oleh Merek Global (2020):

Halaman Selanjutnya
img_title