ODM vs OEM: Mana Lebih Untung untuk Bisnis di Era Sekarang?

ODM dan OEM
Sumber :
  • ilustrasi

Soal waktu ke pasar, ODM jelas lebih unggul. Produk bisa diluncurkan dalam waktu singkat karena tidak perlu menunggu proses desain dari nol. Sebaliknya, OEM membutuhkan waktu lebih lama karena harus melalui tahap perencanaan, uji coba, hingga penyempurnaan produk. Namun demikian, waktu yang lebih panjang ini sering sebanding dengan hasil berupa produk yang unik dan memiliki identitas kuat.

Kirin 9030 Akhirnya Bocor, Chip Baru Huawei Punya 9 Inti dan GPU Lebih Ganas!

Melihat keunggulan dan kekurangannya, OEM menawarkan nilai lebih bagi brand yang ingin tampil berbeda. Produk dapat disesuaikan secara menyeluruh, mulai dari bentuk, fitur, hingga teknologi yang digunakan. Selain itu, kepemilikan desain memberikan perlindungan jangka panjang terhadap inovasi. Akan tetapi, semua keunggulan tersebut datang dengan konsekuensi biaya tinggi dan proses yang lebih kompleks.

Sementara itu, ODM menjadi solusi praktis bagi bisnis yang ingin bergerak cepat. Dengan biaya lebih terjangkau dan proses yang sederhana, produk bisa segera dipasarkan. Skema ini sangat cocok untuk mengikuti tren yang cepat berubah. Namun, keterbatasan kustomisasi dan risiko produk yang mirip dengan kompetitor tetap menjadi tantangan tersendiri.

Canva Luncurkan Creative OS, Revolusi Fitur AI yang Ubah Dunia Desain Digital

Dalam kondisi pasar saat ini, tren penggunaan ODM semakin menguat, khususnya di kalangan startup dan UMKM. Keterbatasan modal dan kebutuhan untuk segera masuk pasar menjadi alasan utama. Di sisi lain, brand besar yang sudah mapan masih banyak mengandalkan OEM untuk menjaga diferensiasi dan kekuatan merek mereka, meskipun biaya yang dikeluarkan lebih besar.

Contoh penerapan OEM bisa ditemukan pada industri elektronik. Sebuah perusahaan memesan desain speaker dengan teknologi dan bentuk khusus, lalu memproduksinya dalam jumlah besar melalui pabrik mitra. Sebaliknya, contoh ODM banyak ditemui di industri fashion. Brand memilih desain tas yang sudah tersedia, kemudian menyesuaikan warna, ukuran, dan label sebelum dijual ke konsumen.

TikTok Jadi Ladang Emas, UMKM Harus Tancap Gas, Jangan Gaptek

Dengan memahami perbedaan ini, pelaku bisnis dapat menentukan strategi yang paling sesuai. Jika tujuan utama adalah membangun identitas produk yang kuat dan eksklusif, maka OEM menjadi pilihan tepat. Namun, jika fokusnya adalah kecepatan, efisiensi biaya, dan pemasaran, ODM bisa menjadi solusi yang lebih realistis.

Halaman Selanjutnya
img_title