Xiaomi 17 Pro Max Gagal Tembus 10 Besar DXOMARK, Kamera Tetap Andal
- xiaomi
Di sisi lain, performa zoom Xiaomi 17 Pro Max menunjukkan hasil yang beragam. Kamera telefoto periskop optik 5x memberikan keunggulan tersendiri saat memotret objek jarak jauh. Namun, pada zoom jarak menengah, sistem kamera masih mengandalkan pemangkasan dari sensor utama. Akibatnya, detail gambar yang dihasilkan tidak setajam ponsel lain yang lebih cepat beralih ke kamera telefoto khusus. Pada zoom ekstrem, pemrosesan berbasis AI terkadang menimbulkan tekstur yang terlihat kurang alami.
Beranjak ke sektor video, inilah area yang paling menjadi kelemahan Xiaomi 17 Pro Max menurut DXOMARK. Walaupun eksposur dan rentang dinamis terlihat sangat baik dalam kondisi cahaya terang, performa stabilisasi video dinilai kurang maksimal untuk ukuran ponsel flagship. Getaran kamera masih terlihat jelas, bahkan saat perekaman dilakukan dalam posisi relatif diam.
Selain itu, transisi white balance pada perekaman video kadang terasa tidak stabil. Dalam kondisi cahaya rendah, tingkat noise juga meningkat dan cukup mengganggu kualitas visual. Faktor-faktor inilah yang akhirnya membuat skor video Xiaomi 17 Pro Max tertinggal cukup jauh dari para pesaing yang berhasil menembus 10 besar.
Secara keseluruhan, Xiaomi 17 Pro Max sebenarnya sudah menawarkan kualitas kamera yang sangat baik, terutama untuk fotografi. Namun demikian, kelemahan pada sektor video, stabilisasi, serta konsistensi zoom membuatnya belum mampu bersaing langsung dengan jajaran smartphone kamera terbaik saat ini. Meski begitu, bagi pengguna yang lebih fokus pada fotografi, Xiaomi 17 Pro Max tetap menjadi pilihan menarik di kelas flagship.