Pandi Tetapkan Target 1,5 Juta Pengguna Domain pada 2026
- Istimewa
Pangsa pasar .id meningkat drastis, dari 36% pada Juli 2021 menjadi 58% pada Juli 2025. Peningkatan ini terjadi bersamaan dengan penurunan pangsa pasar domain generik gTLD seperti .com.
Data ini secara jelas menegaskan dominasi domain .id sebagai pilihan utama pengguna di pasar domestik. Penguatan posisi ini menjadi modal utama Pandi mencapai target Pandi 2026.
Di sisi finansial, Pandi berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan. Pendapatan mereka meningkat dari Rp70 miliar pada 2024 menjadi Rp76,4 miliar pada 2025.
Pandi kini menargetkan pendapatan sebesar Rp82,5 miliar pada 2026. John Simanjuntak meyakini angka ini merupakan target yang realistis, didorong oleh pertumbuhan basis pengguna yang kuat.
Masa Depan Domain dan Identitas Digital Berbasis Blockchain
Pandi tidak hanya berfokus pada jumlah pengguna. Mereka juga menyiapkan strategi jangka panjang di bidang inovasi teknologi dan keamanan data.
Inisiatif Pandi kini mengarah pada pengembangan identitas digital. Pengembangan ini berbasis teknologi blockchain melalui dua platform utama: EID dan IDGEN.
Pengembangan EID dan IDGEN bertujuan mendukung implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Platform ini akan menekan penyalahgunaan identitas digital dan data kependudukan.
Dengan strategi ekspansif pada sektor UMKM dan penguatan fundamental sistem keamanan, Pandi optimis mampu meraih 1,5 juta pengguna domain sekaligus memperkuat posisi .id di kancah global.