OnePlus 10 Pro Dapat Update OxygenOS 16, Padahal Sudah Lewat Masa Support!
- Oneplus
Gadget – Dalam langkah yang mengejutkan komunitas pengguna, OnePlus resmi meluncurkan update OxygenOS 16 versi stabil untuk OnePlus 10 Pro, flagship yang pertama kali dirilis pada awal 2022. Perangkat ini awalnya dijanjikan mendapatkan tiga pembaruan Android mayor, yang seharusnya berakhir pada Android 15 di tahun 2024.
Namun kini, di pertengahan 2025, OnePlus justru memberikan pembaruan keempat sebuah langkah yang tidak hanya melampaui komitmen awal, tetapi juga menunjukkan komitmen baru terhadap umur panjang perangkat dan pengalaman pengguna.
Update ini bukan sekadar minor patch. OxygenOS 16 membawa peningkatan performa berbasis AI, antarmuka visual segar, fitur privasi baru, dan optimisasi sistem mendalam semua dirancang untuk membuat OnePlus 10 Pro tetap relevan di tengah persaingan ketat pasar smartphone 2025.
Berikut ulasan lengkap mengenai apa yang baru, mengapa ini penting, dan bagaimana pengguna bisa memanfaatkannya secara maksimal.
Melampaui Janji: OnePlus Perpanjang Masa Hidup Perangkat
Saat diluncurkan, OnePlus 10 Pro datang dengan Android 12 dan garansi:
- 3 pembaruan OS mayor
- 4 tahun pembaruan keamanan
Dengan siklus rilis tahunan, itu berarti dukungan resmi seharusnya berakhir pada Android 15 + Q4 2025. Namun, kehadiran OxygenOS 16 yang didasarkan pada Android 16 menunjukkan bahwa OnePlus secara diam-diam memperluas komitmennya.
Langkah ini selaras dengan tren industri global, di mana merek seperti Google, Samsung, dan Apple mulai memperpanjang siklus hidup perangkat demi keberlanjutan (sustainability) dan loyalitas pelanggan. Bagi pengguna OnePlus 10 Pro, ini adalah kabar gembira: smartphone mereka kini punya nyawa lebih panjang.
Trinity Engine: Otak Baru di Balik Performa Lebih Cerdas
Inti dari peningkatan performa OxygenOS 16 adalah Trinity Engine, sistem optimisasi sumber daya generasi baru yang bekerja secara dinamis berdasarkan konteks penggunaan.
Fitur Utama Trinity Engine:
- Optimisasi gaming: alokasi CPU/GPU lebih efisien, minim thermal throttling
- Perekaman video: pengelolaan memori dan bandwidth lebih lancar
- Kamera: waktu loading lebih cepat, pemrosesan HDR real-time dipercepat
Mode hemat baterai adaptif: kinerja disesuaikan berdasarkan level baterai (misal: 20% = hemat ekstrem, 50% = seimbang)
Hasilnya? Responsivitas lebih tinggi, konsumsi daya lebih rendah, dan pengalaman multitasking yang mulus bahkan setelah 3+ tahun penggunaan.