Instagram Uji Fitur Keluar dari Close Friends Orang Lain-Privasi Makin Terkendali!

Instagram Uji Fitur Keluar dari Close Friends Orang Lain-Privasi Makin Terkendali!
Sumber :
  • Instagram

Gadget – Dalam langkah besar menuju penguatan kendali privasi pengguna, Instagram sedang mengembangkan fitur yang memungkinkan seseorang menghapus dirinya sendiri dari daftar Close Friends milik akun lain. Pengumuman ini dikonfirmasi langsung oleh Meta pada Jumat, 30 Januari 2026, menandai perubahan signifikan dalam cara platform mengelola batasan sosial digital.

Sering Dapat Iklan di WhatsApp? Lakukan 7 Langkah Ini Sekarang

Sejak diluncurkan pada 2018, fitur Close Friends memungkinkan pengguna berbagi Stories dan konten personal hanya kepada lingkaran terdekat tanpa sepengetahuan atau persetujuan penerima. Hingga kini, satu-satunya cara keluar dari daftar tersebut adalah menunggu pemilik akun menghapus Anda secara manual. Namun, situasi itu akan segera berubah.

Artikel ini mengupas asal-usul fitur baru ini, implikasi sosialnya, perbandingan dengan Snapchat, serta bagaimana ini menjadi bagian dari strategi privasi yang lebih luas dari Meta.

Enkripsi WhatsApp Palsu? Pengguna dari 3 Negara Gugat Meta ke Pengadilan

Fitur Masih dalam Tahap Uji Coba Internal

Meski belum dirilis ke publik, keberadaan fitur ini pertama kali terungkap oleh Alessandro Paluzzi, seorang reverse engineer ternama yang kerap membocorkan fitur media sosial sebelum peluncuran resmi. Melalui analisis versi internal aplikasi Instagram, Paluzzi menemukan prototipe antarmuka yang memungkinkan pengguna keluar dari daftar Close Friends seseorang.

Meta Uji Coba Langganan Berbayar WhatsApp untuk Hapus Iklan

Dalam tangkapan layar yang dibagikannya, terlihat pemberitahuan konfirmasi yang menjelaskan:
“Jika Anda keluar, Anda tidak akan lagi melihat Stories Close Friends dari akun ini kecuali ditambahkan kembali oleh pemiliknya.”

Meta menegaskan bahwa ini masih prototipe internal, dan tidak ada jaminan kapan atau apakah fitur ini akan diluncurkan secara global. Namun, keberadaannya menunjukkan arah evolusi Instagram: memberi pengguna lebih banyak otoritas atas pengalaman konten mereka.

Mengapa Fitur Ini Penting? Privasi dalam Era Koneksi Digital

Bagi banyak orang, masuk ke daftar Close Friends bukan selalu hal yang diinginkan. Hubungan sosial berubah teman masa lalu, mantan rekan kerja, atau kenalan yang hubungannya memburuk bisa saja tetap menyertakan Anda dalam daftar mereka, meski Anda tidak ingin melihat konten pribadi mereka.

Saat ini, satu-satunya opsi adalah:

  • Memblokir akun tersebut (ekstrem)
  • Membiarkan Stories muncul (mengganggu)
  • Menghubungi pemilik akun (risiko canggung)

Dengan fitur baru ini, pengguna mendapatkan opsi ketiga yang elegan: keluar diam-diam, tanpa drama, tanpa notifikasi ke pemilik akun.

Ini juga sejalan dengan tren industri: pengguna modern menuntut transparansi dan kendali penuh atas data dan konten yang mereka konsumsi.

Perbandingan dengan Snapchat: Instagram Ikuti Jejak Kompetitor

Fitur serupa sebenarnya sudah lama tersedia di Snapchat. Di platform tersebut, pengguna bisa keluar dari Private Story seseorang kapan saja tanpa sepengetahuan pembuatnya. Langkah ini dipuji karena memberikan fleksibilitas privasi tanpa merusak hubungan sosial.

Instagram tampaknya mengadopsi pendekatan yang sama, mengakui bahwa batasan sosial digital harus bisa dikelola oleh kedua belah pihak, bukan hanya oleh yang membagikan.

Namun, Meta juga menyadari potensi dampak sosial negatif. Misalnya:

  • Pemilik akun mungkin curiga jika tiba-tiba engagement Close Friends-nya turun
  • Beberapa pengguna mungkin merasa “ditolak” meski tidak ada notifikasi resmi

Untuk itu, kemungkinan besar Instagram akan merancang fitur ini dengan sangat hati-hati, termasuk mempertimbangkan apakah akan memberi petunjuk halus kepada pemilik daftar.

Bagian dari Strategi Lebih Besar: Langganan Premium & Kontrol Pengguna

Pengembangan fitur ini tidak berdiri sendiri. Ia merupakan bagian dari transformasi besar-besaran Instagram menuju model layanan berlapis.

Meta saat ini sedang menguji langganan premium yang mencakup Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Menurut bocoran dari Paluzzi, fitur eksklusif dalam paket berbayar Instagram bisa mencakup:

  • Membuat daftar audiens tanpa batas
  • Melihat akun yang tidak follow back
  • Menonton Stories secara anonim

Meski demikian, Meta menegaskan bahwa fitur inti seperti Close Friends tetap gratis. Tujuan langganan adalah memberi kontrol tambahan, bukan memprivatisasi fungsi dasar.

Fitur “keluar dari Close Friends” kemungkinan besar akan tetap gratis untuk semua pengguna, karena bersifat dasar dalam manajemen privasi bukan fitur premium.

Reaksi Publik dan Tantangan Implementasi

Saat kabar ini menyebar, respons publik terbelah:

  • Kelompok privasi menyambut positif: “Akhirnya kita punya hak atas apa yang kita lihat!”
  • Kreator konten khawatir: “Bagaimana jika audiens Close Friends saya tiba-tiba berkurang tanpa alasan?”
  • Psikolog media sosial memperingatkan: “Fitur ini bisa memperkuat budaya ‘ghosting’ digital.”

Instagram harus menyeimbangkan kebebasan individu dengan stabilitas interaksi sosial. Salah satu solusi yang mungkin dipertimbangkan:

  • Memberi opsi “sembunyikan sementara” alih-alih “keluar permanen”
  • Menambahkan periode pendinginan sebelum keluar benar-benar diterapkan

Kapan Fitur Ini Dirilis?

Hingga kini, Meta belum memberikan timeline pasti. Fitur masih dalam tahap awal pengembangan, dan bisa saja mengalami perubahan signifikan sebelum rilis atau bahkan dibatalkan.

Namun, fakta bahwa Meta secara resmi mengonfirmasi eksistensinya menunjukkan komitmen serius terhadap peningkatan privasi pengguna.

Pengguna disarankan untuk mengikuti pembaruan resmi melalui blog Instagram atau akun @creators untuk informasi terbaru.

Kesimpulan: Langkah Kecil, Dampak Besar bagi Privasi Digital

Fitur “keluar dari Close Friends” mungkin terlihat sederhana, tapi ia merepresentasikan pergeseran filosofis penting:

  • Privasi bukan hanya tentang siapa yang bisa melihat Anda tapi juga tentang siapa yang bisa Anda pilih untuk tidak lihat.

Dengan memberi pengguna kendali atas konten yang mereka konsumsi, Instagram tidak hanya meningkatkan pengalaman pengguna tapi juga menghormati batasan emosional dan sosial di era digital.
Jika berhasil diimplementasikan dengan bijak, fitur ini bisa menjadi standar baru dalam desain privasi media sosial dan mungkin diadopsi oleh platform lain di masa depan.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget