Cara Memperbaiki Smartwatch Kehujanan Tanpa Servis, Aman dan Efektif

Smartwatch Kehujanan
Sumber :
  • ilustrasi

Smartwatch kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Mulai dari memantau kesehatan, menerima notifikasi, hingga mendukung aktivitas olahraga, perangkat ini hampir selalu menempel di pergelangan tangan. Namun demikian, masalah sering muncul ketika smartwatch tidak sengaja terkena air hujan. Banyak pengguna langsung panik dan mengira perangkatnya rusak permanen. Padahal, anggapan tersebut tidak selalu benar.

3 Cara Cuan Paling Worth It di Affiliate TikTok 2026, Strategi Terbukti Menghasilkan

Pada dasarnya, smartwatch yang terkena air hujan masih bisa diselamatkan asalkan ditangani dengan cepat dan tepat. Oleh karena itu, langkah awal yang dilakukan sangat menentukan kondisi perangkat ke depannya. Berikut ini panduan lengkap dan aman memperbaiki smartwatch yang kehujanan tanpa harus langsung membawanya ke pusat servis.

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah segera mematikan smartwatch. Ini merupakan tindakan paling krusial. Selama perangkat masih menyala, aliran listrik tetap aktif dan berpotensi menimbulkan korsleting ketika bertemu dengan air. Maka dari itu, segera tekan tombol daya dan pastikan smartwatch benar-benar mati. Hindari mencoba fitur, membuka aplikasi, atau bahkan mengisi daya sebelum proses pengeringan selesai.

Trik Agar Upgrade HyperOS 3.0 Tidak Gagal, Aman dan Lancar

Setelah itu, lepaskan seluruh aksesori yang menempel. Tali jam, casing pelindung, hingga slot tambahan seperti SIM tray jika ada, sebaiknya dilepas. Tujuannya adalah agar air tidak terperangkap di sela-sela komponen. Selain itu, dengan melepas aksesori, sirkulasi udara akan lebih baik sehingga proses pengeringan berjalan lebih maksimal.

Langkah berikutnya adalah mengeringkan bagian luar smartwatch dengan benar. Gunakan tisu, lap microfiber, atau kain kering yang memiliki daya serap tinggi. Lakukan pengelapan secara perlahan dan hati-hati, terutama di area sensitif seperti port charger, lubang speaker, dan tombol samping. Penting untuk diingat, jangan sekali-kali mengocok smartwatch karena tindakan tersebut justru bisa mendorong air masuk lebih dalam ke komponen internal.

Sering Dapat Iklan di WhatsApp? Lakukan 7 Langkah Ini Sekarang

Di sisi lain, banyak orang masih melakukan kesalahan dengan menggunakan hair dryer atau menjemur smartwatch di bawah sinar matahari langsung. Padahal, panas berlebihan dapat merusak layar, baterai, serta lem internal yang merekatkan komponen. Jika ingin mempercepat pengeringan, kipas angin boleh digunakan, tetapi dengan jarak yang wajar dan suhu ruangan normal.

Selanjutnya, metode klasik menggunakan beras atau silica gel masih cukup efektif hingga saat ini. Untuk opsi beras, masukkan smartwatch ke dalam wadah tertutup berisi beras kering, lalu diamkan selama 24 hingga 48 jam. Sementara itu, silica gel menjadi pilihan yang lebih baik karena mampu menyerap kelembapan lebih cepat. Cukup masukkan smartwatch dan beberapa kantong silica gel ke dalam kotak kedap udara, kemudian tunggu setidaknya 24 jam.

Jika setelah proses pengeringan masih terlihat lembap di area port charger, pembersihan tambahan bisa dilakukan. Gunakan cotton bud kering untuk menyerap sisa air. Bila perlu, alkohol isopropil dapat digunakan dalam jumlah sangat sedikit untuk membantu penguapan. Namun demikian, pastikan seluruh bagian benar-benar kering sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Setelah menunggu minimal satu hingga dua hari, barulah smartwatch boleh dinyalakan kembali. Pada tahap ini, jangan langsung mengisi daya. Periksa terlebih dahulu kondisi layar, respon sentuhan, suara speaker, serta fungsi sensor. Apabila semuanya berjalan normal, berarti smartwatch berhasil diselamatkan. Namun jika muncul gangguan ringan, jangan buru-buru panik.

Sebagai langkah lanjutan, restart atau factory reset bisa menjadi solusi. Beberapa gejala seperti layar kurang responsif, sentuhan terasa lambat, atau sensor tidak akurat sering kali disebabkan oleh sisa kelembapan di dalam perangkat. Dengan melakukan restart atau reset pabrik, sistem akan dimuat ulang dan biasanya masalah tersebut dapat teratasi.

Sebagai catatan tambahan, pengguna sebaiknya tidak terlalu percaya pada label water resistant. Ketahanan air memiliki batasan tertentu dan bisa menurun seiring waktu. Oleh sebab itu, setelah smartwatch terkena hujan, selalu lakukan pengeringan meskipun perangkat terlihat baik-baik saja. Selain itu, hindari mengisi daya ketika smartwatch masih terasa lembap untuk mencegah kerusakan yang lebih serius.

Dengan penanganan yang tepat dan tidak terburu-buru, smartwatch yang kehujanan masih memiliki peluang besar untuk kembali normal tanpa perlu biaya servis. Kunci utamanya adalah ketenangan, kesabaran, dan langkah yang benar sejak awal.